Muslim Indonesia di Belgia Akan Bangun Masjid di Jantung Eropa

Tim Hikmah detikcom - detikNews
Selasa, 11 Mei 2021 22:41 WIB
masjid.
Ilustrasi Foto: dikhy sasra
Jakarta -

Sejumlah diaspora muslim Indonesia di Belgia menggalang dana untuk pembangunan masjid Indonesia di jantung Eropa. Rencananya masjid Indonesia itu akan dibangun di Brussels, kota yang menjadi pusat kantor Uni Eropa saat ini.

Visiting professor at Ghent University Belgia, Ayang Utriza Yakin yang juga panitia dalam pembangunan masjid ini, mengatakan bahwa komunitas muslim Indonesia di Belgia secara serius berupaya mewujudkan masjid yang menjadi pusat kegiatan keislaman. "Komunitas muslim Indonesia di Belgia bertekad kuat untuk mewujudkan pembangunan masjid Indonesia di Brussels, Belgia," kata Ayang dalam keterangan tertulisnya Selasa (11/05/2021).

Menurut Ayang, Duta Besar RI di Brussels dan KBRI Brussels sudah menyatakan dukungannya terkait rencana pembangunan masjid Indonesia di jantung Eropa ini. Dukungan juga datang dari komunitas muslim Indonesia di negara-negara Eropa serta dari komunitas-komunitas muslim dari lintas negara di Belgia.

Pembangunan masjid yang rencananya akan dibangun di St Pieters Leeuw, Brussels, Ibu Kota Uni Eropa ini diperkirakan akan membutuhkan dana sekitar Rp 9 Miliar. Dan hingga saat ini sudah terkumpul Rp 6 miliar. Luas tanahnya adalah 532 meter persegi, sedangkan luas bangunan 530 meter persegi. "Dana yang dibutuhkan masih kurang Rp 3 miliar, yang harus dibayarkan tim panitia pada 31 Juni 2021," kata Ayang.

Untuk menutupi kekurangan dana pembangunan masjid Indonesia di Eropa tersebut, bersama sejumlah penggerak dari PCINU Belgia yakni Kiai Bahtiar, ustadz Anton dan komunitas mahasiswa di negeri itu, Ayang Utriza Yakin mengajak muslim dan warga Indonesia di berbagai negara untuk ikut menyumbangkan dana. Panitia pembangunan masjid ini bekerjasama dengan NUCare-Lazisnu untuk memudahkan donasi, dengan gerakan wakaf 50 ribu rupiah.

(erd/erd)