Diduga Jadi Tempat Penyalahgunaan Narkoba, Bedeng di Kampung Ambon Dihancurkan

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Minggu, 09 Mei 2021 13:37 WIB
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo (Afzal Nur Iman/detikcom)
Jakarta -

Kampung Ambon di Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar), digerebek polisi, kemarin. Polisi pun menghancurkan bedeng-bedeng yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan barang haram tersebut.

"Ya karena memang informasi dari masyarakat banyak penyalahgunaan narkoba (di Kampung Ambon). Kita juga melihat di sana ada salah satu bedeng-bedeng yang dibuat itu, diduga digunakan mereka untuk melakukan transaksi dan penggunaan narkoba di lokasi itu. Sehingga sempat pada saat itu kita lakukan pembersihan di bedeng tersebut," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo di PT Kawan Lama Group, Jakarta Barat, Minggu (9/5/2021).

"Sudah," tambahnya. Ady menjawab pertanyaan bedeng-bedeng di Kampung Ambon dibersihkan atau tidak.

Dia menambahkan polisi akan melakukan patroli rutin di sekitar Kampung Ambon. Patroli rutin dilakukan agar penyalahgunaan narkoba di tempat tersebut tidak berkembang.

"Pasti (dilakukan patroli rutin), pasti akan kita tindaklanjuti supaya tidak berkembang lagi (penyalahgunaan narkoba di sana)," jelasnya.

Ady mengatakan polisi masih menyelidiki kasus ini. Dari pengembangan sementara, ada satu daftar pencarian orang (DPO) dari pengungkapan kasus di Kampung Ambon ini.

"Kita bisa lihat ke depan karena dari beberapa TO (target operasi) kita juga, juga ada 1 DPO yang nanti kita sampaikan. (DPO ini) terkait dengan kepemilikan senjata," kata Ady.

Lanjutnya, polisi masih melakukan pendalaman terkait dugaan kepemilikan senjata api yang ditemukan. Peran-peran puluhan orang yang diamankan ini juga masih dilakukan pendalaman.

"Kami belum bisa menyampaikan data fix karena sekarang masih dalam proses pendalaman terkait dengan peran, keterlibatan, barang bukti yang ada padanya, seperti itu. Makanya itu, kita sedang dalami itu semua tapi kita temukan barang bukti itu di (sebuah) rumah tersebut. Sehingga kita amankan, kita sedang mencocokkan siapa memiliki, siapa dan lain sebagainya, jadi kita butuh waktu untuk proses pendalaman ini," ujar dia.

Sebelumnya, polisi melakukan penggerebekan di Kampung Ambon terkait dugaan adanya penyalahgunaan narkoba. Puluhan orang diamankan dalam penggerebekan tersebut.

"Kita sudah mengamankan beberapa temuan. Ini kita data sekitar ada 50 orang kita amankan," kata Kombes Ady Wibowo saat dihubungi, Sabtu (8/5).

Penggerebekan yang dilakukan kemarin menindaklanjuti adanya laporan masyarakat yang merasa resah terhadap aktivitas di Kampung Ambon. Total ada ratusan personel gabungan yang diturunkan polisi.

"Kita merespons cepat informasi tersebut dan kemudian kita operasi gabungan Polres dan Polda terdiri dari Ditnarkoba, Brimob, dan Polres Jakbar. Kita tadi ada 555 personel gabungan itu," ujar Ady.

Selain mengamankan 50 orang, sejumlah barang bukti disita polisi. Barang bukti tersebut mulai senjata tajam hingga narkotika.

"Jadi ada puluhan sajam dan ada alat timbang, dua senjata rakitan dengan lima peluru tajam. Tiga airsoft gun. Kemudian ada ganja dan sabu yang jumlahnya kita sedang hitung," sebut Ady.

"Lalu alat bong kita temukan banyak sekali. Senapan angin itu ada tiga, kemudian beberapa botol minuman keras. Kita juga bongkar bedeng-bedeng yang informasinya sering digunakan mereka pakai narkotika itu," sambung Ady.

(sab/dwia)