Muhammadiyah Geram DKM Usir Jemaah Bermasker, Bandingkan dengan Mekah

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 04 Mei 2021 07:29 WIB
Ketua PP Muhammadiyah Prof. Dr. H Dadang Kahmad
Dadang Kahmad (Foto: dok. Muhammadiyah)
Jakarta -

Pengurus Masjid Al Amanah, Bekasi, viral gara-gara melarang dan mengusir jemaah yang menggunakan masker. PP Muhammadiyah meminta pengurus masjid tak mengusir atau melarang jemaah yang memakai masker selama pandemi Corona.

"Jadi terbalik, seharusnya orang yang tidak pakai masker yang dilarang. Saya kira jangan mengusir orang yang masuk ke masjid kecuali orang itu membahayakan keselamatan jiwa, keselamatan barang-barang masjid, orang gila," kata Ketua PP Muhammadiyah, Dadang Kahmad, kepada wartawan, Senin (3/5/2021).

"Jangan sampai melarang orang (pakai masker), jadi terbalik. Protokol kesehatan itu ikhtiar," sambungnya.

Dadang mengatakan memakai masker selama pandemi Corona dianjurkan. Aturan menggunakan masker, kata dia, juga berlaku di Mekah dan Madinah.

"Jadi kalau orang pakai masker masuk masjid justru bagus yang dianjurkan, di Mekah juga pakai masker, di Madinah juga pakai masker di pusat Islam. Kenapa ini kok diusir? Jadi aneh juga ya," kata dia.

Dadang menekankan umat Islam perlu melaksanakan protokol kesehatan saat beribadah. Dalam keadaan darurat, kata Dadang, aturan beribadah bisa disesuaikan.

"Saya kira semua setuju sekarang para ulama itu baik MUI maupun semua, termasuk di Arab Saudi, di Turki di seluruh dunia sama bahwa kita perlu mempraktekkan protokol kesehatan dalam beribadah, pakai masker, jaga jarak, itu dalam keadaan darurat. Dalam keadaan darurat pun apapun bisa dilaksanakan, salat sambil berdiri, sambil berbaring itu bisa kalau darurat. Atau di rumah saja bisa, atau di masjid dengan protokol kesehatan," kata dia.

Simak video 'Ini Alasan DKM Masjid yang Larang Jemaah Salat Pakai Masker':

[Gambas:Video 20detik]