Blak-blakan Ustaz Adam Ibrahim

Sesal Adam Ibrahim Bikin Hoaks Babi Ngepet: Jangan Percaya Mistis!

Mei Amelia Rahmat - detikNews
Senin, 03 Mei 2021 07:13 WIB
Jakarta -

Ustaz Adam Ibrahim, 44 tahun, meminta segenap masyarakat untuk tidak pernah mempercayai hal-hal mistis seperti babi ngepet. Ia menegaskan babi hutan yang seolah telah ditangkapnya sebagai makhluk jadi-jadian adalah babi hutan asli yang dibeli dari pemburu di kawasan Cipanas - Bogor.

"Mudah-mudahan ke depannya tidak ada lagi yang percaya dengan mistis-mistis seperti ini. Ketika kita kehilangan uang introspeksi mungkin itu karena kelalaian. Jangan diambil kesimpulan bahwa itu hal yang gaib," kata Adam dalam program Blak-blakan yang tayang di detikcom, Sabtu (1/5/2021).

Dia menyatakan dirinya membuat hoaks soal babi ngepet semula untuk meredam fitnah dan kegelisahan warga di sekitarnya. Sebab setiap kali ada yang kehilangan uang muncul anggapan seolah ada hal goib sebagai pencurinya. Tapi setelah babi ngepet "tertangkap" dan viral di media sosial, justru muncul puja-puji kepada dirinya seolah punya kelebihan.

"Yah, jujur saja saya jadi ikut senang. Tapi niat awalnya tidak supaya tenar, kan yang diwawancara malah yang lain," ujarnya.

Pada bagian lain Adam Ibrahim mengungkapkan latar pendidikan hingga dirinya diberi label ustaz oleh warga sekitar. Selepas STM, dia mengaku pernah belajar ilmu agama di Yayasan Tsaqofah Islamiyah, Manggarai, Jakarta Selatan. Selama dua tahun Adam belajar di yayasan yang didirikan oleh Al-habib Abdurrahman Assegaf yang akrab disapa dengan Sayyidil Walid itu.

Berbekal ilmu agama itulah dia biasa memberikan pengajian lalu disapa ustaz. Di luar itu pekerjaan utamanya adalah membuat kandang burung, ayam, dan kandang ternak lainnya. Bila ada keuntungan lebih, Adam mengaku biasa membagikan sembako kepada jamaahnya.

"Bukan saya yang minta dipanggil ustaz tapi warga yang menyapa begitu. Saya sih dipanggil nama atau Bapak aja ya terima," ujarnya.

Terlepas dari semua itu, Adam Ibrahim mencoba bersikap kesatria. Selain meminta maaf kepada segenap masyarakat atas kehebohan hoaks babi ngepet, dia juga siap bertanggung jawab secara hukum.

"Karena ini perbuatan saya, saya harus bertanggung jawab," tuturnya.

(jat/jat)