Deretan Aksi Danny Pomanto Copot Lurah hingga Ngamuk di Mal Makassar

Tim detikcom - detikNews
Senin, 03 Mei 2021 02:56 WIB
Danny Pomanto jadi saksi sidang gugatan eks camat-lurah ke Pj Walkot Makassar (Amang-detikcom)
Foto: Danny Pomanto (Amang-detikcom)

4. Akan Berhentikan 3.000 Tenaga Kontrak

Melalui program resetting atau penataan ulang jajaran, Danny Pomanto akan memberhentikan sekitar 3.000 tenaga kontrak. Danny mengatakan idealnya Pemkot Makassar hanya memiliki 5.000 tenaga kontrak.

"Saya kira idealnya Makassar 5.000 (tenaga kontrak) cukuplah," kata Danny di Makassar, Rabu (28/4/2021).

Untuk diketahui, saat ini ada sekitar 8.000 tenaga kontrak yang terdaftar di Pemkot Makassar. Nantinya 8.000 tenaga kontrak tersebut akan dites ulang dan hanya 5.000 orang yang diambil.

"Sekitar 8.000 pegawai kontrak yang terdaftar dan ada beberapa yang tidak terdaftar, insyaallah kami akan tes ulang. Dan memang prinsipnya kami akan mengurangi beberapa jumlah pegawai kontrak yang sudah menjadi beban pemerintah, ya (sisanya 3.000) tidak diperpanjang lagi," ujar Danny.

5. Nonaktifkan 5.000 RT/RW Usai Lebaran

Danny Pomanto akan merealisasikan rencananya menonaktifkan 5.000 RT/RW se-Kota Makassar seusai Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Peraturan Wali Kota (Perwali) yang mengatur penonaktifan RT/RW sudah jadi.

"(Penonaktifan) RT/RW, sebentar pukul 14.00 Wita (rapat bahas Perwali), saya lagi mengoreksi, lagi diskusi. Sudah jadi Perwali-nya," ujar Danny kepada wartawan di Makassar, Kamis (29/4/2021).

Danny masih akan membahas beberapa poin dalam Perwali bersama tim penyusun. "Saya belum terlalu srek dengan beberapa istilah, nanti saya panggil (tim penyusun Perwali)," katanya.

Wali Kota Makassar Danny Pomanto ngamuk di mal melihat kerumunan tanpa protokol kesehatan.Foto: Wali Kota Makassar Danny Pomanto ngamuk di mal melihat kerumunan tanpa protokol kesehatan. (Ibnu Munsir/detikcom)

Jika Perwali tersebut sudah matang dan telah diteken, Danny menegaskan akan menonaktifkan RT/RW di Makassar usai Lebaran nanti. Danny sebelumnya sempat berpikir akan menonaktifkan 5.000 RT/RW sebelum Lebaran, namun batal dilakukan karena beberapa pertimbangan.

"Kalau sudah oke (Perwali disepakati) ini abis Lebaran, atau sebelum Lebaran (diganti semua RT/RW), tapi kasihan juga orang mau Lebaran (diganti)," jelasnya.

6. Ngamuk di Mal Lihat Kerumunan Tanpa Prokes

Danny Pomanto ngamuk saat sidak ke Mal Panakukang. Danny ngamuk saat melihat kerumunan warga tanpa protokol kesehatan (prokes).

Danny marah saat melihat kerumunan warga. Dia juga sempat memanggil petugas satpam dan pengelola agar menerapkan protokol kesehatan.

"Saya sampaikan ya, saya akan tutup ini mal jika tidak melakukan protokol kesehatan, kita bisa lihat hari ini sangat ramai dan saya beri peringatan keras jika masih seperti segera saya akan tutup," kata Danny Pomanto di Mal Panakukang Makassar, Minggu (2/5/2021).

Tak sampai di situ, Wali Kota Makassar Danny juga menyoroti pengelolaan mal yang disebutnya tak menerapkan pembatasan keluar masuk pengunjung mal. Pengunjung mal harusnya disesuaikan dengan jumlah tenant yang ada.

"Jumlah tenant yang ada sekitar kurang lebih 600 tenant, jadi satu tenant itu maksimal diisi oleh 5 orang pengunjung. Jadi maksimalnya di mal ini sekitar 3.000 pengunjung, tidak bisa lebih dari ini, kalau ada yang mau masuk tunggu keluar dulu baru masuk yang lain," katanya.

Halaman

(rfs/rfs)