Danny Mulai Tahapan Copot Kadis-Camat-Lurah Se-Makassar, Tunggu Audit BPK

Ibnu Munsir - detikNews
Kamis, 29 Apr 2021 14:54 WIB
Wali Kota Makassar Danny Pomanto (Ibnu Munsir/detikcom).
Wali Kota Makassar Danny Pomanto (Ibnu Munsir/detikcom)
Makassar -

Wali Kota Makassar Ramdhan 'Danny' Pomanto sudah memulai tahapan penataan ulang atau resetting aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Makassar dengan mencopot kepala dinas, camat, hingga lurah yang bermasalah. Danny menunggu informasi resmi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terkait temuan Rp 300 miliar di Pemkot Makassar.

"Ini lagi evaluasi (proses pencopotan Kadis hingga camat), karena sekaligus menunggu juga exit-nya (laporan akhir) BPK. Kita menunggu tinjauannya BPK terakhir," kata Danny kepada wartawan di Makassar, Kamis (29/4/2021).

Danny mengatakan pihaknya juga sudah melakukan evaluasi terhadap seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) atau kepala dinas (Kadis), camat, hingga lurah. Hasil evaluasi internal itu akan digabungkan dengan hasil audit BPK.

"Biar sekalian lah (jadi pertimbangkan resetting). Jadi hisabnya (evaluasi Pemkot dan audit BPK) sekalian semuanya, masa dicicil-cicil," ujarnya.

Danny lalu mengungkap informasi dari BPK soal hasil audit sejumlah SKPD di Pemkot Makassar.

"Kemarin informasi (BPK) sekitar Rp 300 miliar, tunggu saja (informasi resmi BPK), sekitar Rp 300 miliar (temuan BPK). Ini saya dengar, belum resmi dan dari laporannya teman-teman yang mendampingi tim itu seperti itu, tapi alangkah baiknya kita tunggu nanti rilisnya BPK," imbuhnya.

Danny menegaskan mereka yang terdapat ada temuan berat akan diberi sanksi. "Kalau ada temuan yang berat pasti itu nonjob," tegasnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Saksikan juga 'Walkot Makassar Bakal Putus 3.000 Tenaga Kontrak: Biar Tak Jadi Beban':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2