Round-Up

Gejolak Emosi Eks Bupati Usai Ditangkap KPK Lagi

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 30 Apr 2021 07:45 WIB

Uang yang diduga sudah diterima Sri Wahyumi sejumlah Rp 9,5 miliar. Sri Wahyumi disangkakan melanggar Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Perkara ini adalah kali kedua SWM ditetapkan sebagai tersangka. Meski secara waktu, perkara kedua ini lebih dulu dilakukan oleh SWM. Pengembangan perkara ini adalah salah satu dari sekian banyak contoh perkara yang berasal dari kegiatan tangkap tangan," kata Karyoto.

KPK mengatakan penahanan kembali terhadap Sri dikarenakan ada kelemahan pada sistem OTT (operasi tangkap tangan). Karyoto menjelaskan saat itu KPK masih memiliki bahan-bahan lain terkait perkara untuk dikembangkan. Namun hal itu tertahan karena keterbatasan OTT.

"Inilah salah satu kelemahan kalau kita melakukan OTT. Waktu itu kita punya batas waktu hanya 60 hari ya kemarin-kemarin. Ketika kita sedang melakukan penahanan orang, maka segera mungkin berkas perkara diselesaikan," katanya.

"Nah, pada saat itu sebenarnya masih banyak bahan yang bisa dikembangkan untuk dilihat perkaranya apa, apakah dalam hal pengadaan barang dan jasa atau dalam hal apa," sambung Karyoto.


(idn/idn)