Ada Rekaman Dugaan Pelecehan, Pihak Blessmiyanda Klaim Bentuk Keakraban

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 30 Apr 2021 04:13 WIB
Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) Provinsi DKI Jakarta, Blessmiyanda.
Blessmiyanda (Foto: Dok. BPPJB DKI)
Jakarta -

Eks Kepala BPPBJ DKI Blessmiyanda melalui pengacaranya Suriaman Pandjaitan buka suara terkait tuduhan dugaan pelecehan seksual yang ditujukan kepadanya. Blessmiyanda merasa apa yang dituduhkan kepadanya itu berbeda dengan pemeriksaan inspektorat.

"Pemberitaan mengenai Blessmiyanda terbukti melakukan pelecehan seksual dan dipecat dari jabatannya sebagai Kepala BPPBJ DKI menjadi begitu liar sejak kemarin, Rabu 29 April 2021. Apa yang diberitakan tidak sesuai dengan pemeriksaan inspektorat maupun tim Ad Hoc yang dipimpin Sekda DKI terhadap Blessmiyanda, klien saya," ujar Suriaman dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/4/2021).

Suriaman menuturkan, laporan dugaan pelecehan seksual itu awalnya dilakukan oleh korban berinisial IGM yang merupakan ASN di BPPBJ DKI Jakarta. IGM saat itu melapor ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Atas laporan tersebut, Blessmyanda diperiksa inspektorat pada 22 Maret 2021. Selama dua minggu, Blessmiyanda juga diperiksa oleh tim Ad Hoc, sebelum akhirnya Anies memberi sanksi disiplin tingkat berat.

Suriaman mengatakan pemeriksaan dengan pemberitaan yang beredar itu bertolak belakang. Dia mengatakan pemeriksaan kliennya itu tidak ada yang menjurus ke arah sana.

"Pemeriksaan inspektorat maupun tim ad hoc sangat bertolak belakang dengan pemberitaan yang kemudian beredar. Dari berita acara pemeriksaan inspektorat dan tim ad hoc, sama sekali tidak ada pertanyaan yang mengarah kepada perbuatan pelecehan seksual yang dilakukan klien saya terhadap IGM," tutur Suriaman.

Suriaman lantas menilai kalau laporan yang diajukan IGM tidak jelas. Diketahui, IGM melaporkan pelecehan seksual itu dengan membawa bukti rekaman. Menurutnya, rekaman itu diambil secara ilegal.

"Artinya, laporan IGM sejak awal tidak jelas mengenai bagaimana bentuk pelecehan seksual yang dilakukan oleh Klien saya. Dari keterangan Klien saya, IGM juga mengajukan bukti berupa rekaman yang diambil secara ilegal," ujarnya.

Rekaman apa yang dimaksud, simak selengkapnya

Saksikan juga 'Tips Aman dari Pelecehan Seksual di Internet':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2