detik's Advocate

Saya Dianiaya Suami tapi Takut Bercerai, Apa yang Harus Saya Lakukan?

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 27 Apr 2021 08:09 WIB
Ilustrasi KDRT
Foto: Getty Images/iStockphoto/JOHNGOMEZPIX
Jakarta -

Bagi kebanyakan istri, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) harga mati untuk mengakhiri pernikahan. Tapi di beberapa kasus, banyak pertimbangan mengapa masih menolerir KDRT. Salah satunya soal anak. Berikut salah satu kisahnya.

Pilu itu dituliskan warga Jakarta Timur yang minta dirahasiakan identitasnya. Ia menceritakan nestapanya lewat sepucuk surat elektronik ke detik's Advocate. Berikut surat lengkapnya:

Saya mau bertanya soal hukum. Saya sudah menikah 1 tahun 2 bulan. Saya memiliki anak perempuan usia 10 bulan dan kami menikah karena MBA.

Pernah terjadi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) besar di bulan September 2020 sudah terjadi KDRT sejak saya hamil di usia 8 bulan. Suami saya tidak bisa menjalankan tugas dia sebagai suami dan imam yang baik.

Pernah ada 2 teman kami yang membawa perempuan ke rumah mabuk-mabukan hingga pagi dan saya sangat terganggu, Lalu saya dicaci maki, dilempar pakai guling dalam keadaan hamil 8 bulan.

Itu terjadi tiga kali. Lalu dia suka main judi bola dan saya tegur. Saya di caci maki sampai pada akhirnya saya sudah melahirkan kami ada ribut-ribu. Saya dilempar teko yang berisi air penuh. Dan anak saya kena pukul di bagian kepalanya.

Saat bulan September terjadi pemukulan dan anak saya kena pukul lagi karena dia ingin memukul saya walaupun tidak sengaja. Saya dipukul bagian wajah dan mata lalu hidung saya diadu dengan kepala dia sampai pandangan saya kabur sampai beberapa hari.

Esok harinya saya ke kantor polisi untuk melaporkan kejadian tersebut, namun tidak digubris karena saya tidak bonyok tidak berdarah-darah. Alasan mereka seperti itu.

Suami saya ada berhutang dengan bank dan pinjol memakai nama saya. Dan yang saya takutkan jika saya menggugat cerai dia, apa saya bisa mendapatkan hak asuh anak dan bagaimana dengan utang memakai nama saya?
Apakah itu berpengaruh untuk hak asuh?

Lalu apa saja yang harus saya lampirkan untuk berkas gugatan? Mohon bantu dijawab.

Terima kasih

Ingin tahu jawabannya? Simak halaman selanjutnya.

Lihat juga Video: Tips Untuk Tidak Cepat Ambil Keputusan Bercerai

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3