ADVERTISEMENT

Round-Up

Kapasitas Kantor Disorot Kala Klaster Corona Makin Ngegas

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 27 Apr 2021 04:30 WIB
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta mengungkapkan kenaikan kasus COVID-19 klaster perkantoran padahal mayoritas pegawai kantoran sudah divaksinasi COVID-19. Kapasitas kantor pun disorot kala klaster Corona ini makin ngegas.

Untuk diketahui, pada periode 5-11 April 2020, jumlah kasus positif berjumlah 157 dengan jumlah perkantoran 78. Namun, pada periode 12-18 April, terjadi kenaikan dengan jumlah kasus positif 425 dengan jumlah perkantoran 177.

"Sebagian besar kasus konfirmasi COVID-19 di perkantoran terjadi pada perkantoran yang sudah menerima vaksinasi COVID-19," tulis Pemprov DKI Jakarta di akun Instagram resmi dkijakarta, seperti dilihat detikcom, Minggu (25/4/2021).

Pemprov DKI Jakarta menyatakan meski sudah mendapatkan vaksinasi, bukan berarti seseorang akan 100% terlindungi dari infeksi COVID-19.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta Andri Yansyah menyebut kemungkinan pegawai menjadi abai dengan protokol kesehatan (prokes) karena telah disuntik vaksin COVID-19.

"Mungkin, sekali lagi, kita belum melakukan survei secara mendalam terkait hal tersebut. Tapi, mungkin karena vaksin jadi seakan-akan dia sudah kebal," kata Andri Yansyah saat dimintai konfirmasi, Senin (26/4).

"Kedua, mungkin karena udah kelamaan, jadi bosen juga nih. Sekarang udah jarang, orang-orang begitu masuk kantor cuci tangan udah jarang. Padahal kita tetap menyediakan," ujarnya.

Lemahnya pengawasan prokes di kantor juga menjadi salah satu faktor meningkatnya penularan, simak selengkapnya

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT