detik's Advocate

Bagaimana Cara Bagi Harta Gono-gini Rumah yang Masih KPR?

Andi Saputra - detikNews
Senin, 26 Apr 2021 09:20 WIB
Judge hitting mallet by broken paper heart with rings and justice scale on wooden table
Ilustrasi perceraian (Foto: iStock_)
Jakarta -

Perceraian membuat anak menjadi korban dan berbuntut aspek keperdataan lainnya. Salah satunya pembagian harta gono-gini. Lalu bagaimana cara membagi harta gono-gini rumah yang masih kredit KPR?

Pertanyaan itu disampaikan seorang pembaca detik's Advocate dalam sepucuk surat elektronik ke detikcom. Berikut isi surat lengkapnya:

Selamat pagi,

Perkenalkan saya seorang pria yang baru bercerai (nama dan email mohon disamarkan). Akta cerai sudah terbit dari PN dan sampai batas waktu, tidak ada gugatan/banding.

Namun dikarenakan gugatan tidak menyertakan gono-gini, maka saya masih agak kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan rumah yang masih KPR. Adapun detilnya adalah :

1. Pada saat KPR status masih sah suami istri.
2. DP dan cicilan KPR saya yang bayar dikarenakan kami hanya 1 sumber income (dari saya).
3. Tiga tahun sebelum saya gugat cerai, kami sudah berpisah rumah. Anak-anak ikut ibunya namun komunikasi masih terjalin meski tidak seperti masih bersama.
4. Pertanyaan saya adalah : Bagaimana solusi terhadap rumah yang sudah di KPR tersebut?

Adapun kesulitan/kegamangan saya adalah:

1. Belum ada kepastian apakah pembagiannya setelah rumah dijual dikurangi sisa utang bank+cicilan yang telah saya bayarkan terhitung berpisah ataupun akta cerai keluar. Perlu diketahui 2 tahun belakangan ini cicilan KPR saya minta talangi org tua karena kondisi finansial tidak memungkinkan untuk membayar cicilan. Harapan saya waktu itu rumah dapat segera terjual, namun sudah hampir 3 tahun belum juga terjual.

2.Saya hendak diskusi dengan mantan istri namun tidak yakin mengingat pesimis saya terhadap karakternya. Alternatif yang mau saya tawarkan adalah:

-Saham/bagian rumahnya saya jual ke kerabat yang minat, itu juga kalau mereka sanggup. Namun saya ragu ketemu kesepakatan dan berapa nilai yang akan dia minta.
-Karena dulu kami pernah sepakat untuk memberikan 1 rumah yang sudah lunas (type 36) kepada anak-anak kami, saya sempat berpikir menawarkan untuk menjual rumah tersebut dan digunakan untuk melunasi sebagian pokok utang di Bank (KPR rumah berjalan). Sehingga utang KPR jadi kecil dan cicilan jadi ringan. Anak-anak diberikan saham atas rumah yang sedang KPR ini. Lebih bagus lagi rumah disewakan dan uangnya buat bantu cicilan. Ada kekhawatiran mantan istri nggak mau dan mau pegang cash. Kalau solusi ini artinya semua menunggu rumah terjual baru bisa dibagi.
-Mirip solusi yang di atas yaitu rumah anak-anak jual, uangnya untuk ganti bagian mantan istri meski belum full. KPR tetap dilanjutkan dengan saham anak-anak di rumah tersebut.

Demikian pertanyaan saya, semoga mendapatkan jawaban dan solusinya.

Regards,

Bagaimana cara membagi harta gono-gini rumah yang masih kredit KPR? Simak pada halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4