Round Up

Aturan ke Luar Kota Makin Ketat Demi Cegah Pemudik Curi Start

Tim Detikcom - detikNews
Jumat, 23 Apr 2021 06:19 WIB
Mudik curi start di Tol Cikampek, 17 April 2021
Ilustrasi arus lalu lintas saat mudik (Foto: Dian Firmansyah)

Syarat Perjalanan Diperketat, Ridwan Kamil: Kita Sefrekuensi dengan Pusat

Gubernur Jabar Ridwan Kamil akan segera berkoordinasi dengan Satgas COVID-19 Jabar terkait pengetatan syarat perjalanan selama 22 April-24 Mei. Aturan baru itu tertuang dalam Addendum Surat Edaran Nomor 13 tahun 2021.

Menurutnya, sebelum addendum itu terbit pihak kepolisian di Jabar telah melakukan tindakan dini, dengan melakukan operasi keselamatan.

"6 Mei penyekatan kita mulai, kemudian instruksi di kampung-kampung untuk mengkarantina (pemudik dini) selama lima hari," ujar Ridwan Kamil di Jalan Terusan Jakarta, Kota Bandung, Kamis (22/4).

Ia menekankan agar warga tak nekat untuk melakukan mudik di masa pandemi. Ia mencontohkan kasus gelombang kedua (second wave) di India yang datang karena euforia.

"Akhirnya dalam dua minggu dia kena second wave, melebih satu tahun kasus di India, kita tidak mau itu terjadi," katanya.

E-HAC

Pemerintah juga memberlakukan aturan untuk pemeriksaan penumpang udara dan laut melalui (Electronic Health Alert Card) e-HAC.

E-Hac adalah kartu kewaspadaan kesehatan yang dibuat secara elektronik. Aplikasi ini mendukung kemudahan akses pelayanan kepada calon penumpang dan sebagai bentuk kontrol penyebaran COVID-19.

Untuk mengisi data, calon penumpang bisa mengunjungi laman https://inahac.kemkes.go.id/ atau mendownload aplikasi EHAC Indonesia yang tersedia di Google Store ataupun Apple Store.


Larangan Mudik 2021

Sebelumnya, pemerintah sudah menerbitkan Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 selama bulan suci Ramadan 1442 Hijriah. Lalu tidak boleh mudik tanggal berapa?

Pemerintah memberlakukan larangan mudik jelang momen Idul Fitri atau Lebaran 2021 terhitung sejak 6 Mei sampai 17 Mei 2021. Sejumlah transportasi juga tidak diizinkan beroperasi selama periode tersebut, antara lain seperti kendaraan bermotor umum dengan jenis mobil bus dan mobil penumpang, serta kendaraan bermotor perseorangan dengan jenis mobil penumpang, mobil, bus, dan sepeda motor (kendaraan pribadi).

Halaman

(yld/imk)