Round-Up

Polemik Kamus Sejarah Makin Panjang karena Sosok Gus Dur Juga Hilang

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 22 Apr 2021 02:33 WIB
Gus Dur
Gus Dur /Foto: getty images
Jakarta -

Polemik kamus sejarah makin panjang setelah terungkap ada tokoh lain yang juga tak dibahas. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendibud) pun akan memperbaikinya.

Seperti diketahui, kontroversi kamus sejarah ini awalnya muncul setelah dokumen itu beredar secara daring. Sejumlah pihak protes ke Kemendikbud karena tak ada pembahasan terkait pendiri Nahdlatul Ulama, KH Hasyim Asy'ari.

Ternyata, kamus sejarah itu juga tidak menceritakan sosok-sosok lain yang berperan di sejarah Indonesia. Salah satunya adalah Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Hal ini pun diprotes NU.

"Nama Gus Dur tidak dimasukkan ke jajaran tokoh yang ada. Nama Gus Dur hanya muncul sebagai pelengkap sejarah beberapa tokoh di antaranya tokoh Ali Alatas yang ditunjuk sebagai Penasehat Menteri Luar Negeri pada masa pemerintahan Gus Dur. Selain itu nama Gus Dur digunakan untuk melengkapi sejarah tokoh Megawati Sukarnoputri dan Widjojo Nitisastro," kata Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pringsewu, Lampung, Muhammad Faizin, seperti dikutip di situs nu.or.id, Rabu (21/4/2021).

Selain itu, Faizin mengaku heran adanya sosok Abu Bakar Ba'asyir yang justru dimuat dalam kamus tersebut. Diketahui, Abu Bakar Ba'asyir merupakan mantan narapidana kasus terorisme.

"Justru dalam buku ini, ada beberapa nama yang dipertanyakan kemunculannya oleh masyarakat di antaranya sosok Abu Bakar Ba'asyir yang termuat di halaman 11. Sosok mantan narapidana kasus terorisme yang menolak membuat pernyataan tertulis setia pada ideologi Pancasila justru muncul pada buku yang diterbitkan oleh Direktorat Sejarah Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini," ujarnya.

Hal ini juga memunculkan kekecewaan bagi Komisi X DPR yang membidangi pendidikan. Ketua Komisi X DPR, Syaiful Huda, mengaku jengkel.

"Sekali lagi memang kita dibikin jengkel betul ini, kita dibikin kecewa berat atas penerbitan buku Kamus Sejarah Indonesia ini," kata Huda kepada wartawan, Rabu (21/4/2021).

Kemendikbud sudah memberi penjelasan soal hal ini. Mendikbud Nadiem Makarim pun sudah angkat bicara.

Selengkapnya di halaman berikutnya.

Simak Video: Nama Hasyim Asy'ari Hilang dari Kamus Sejarah, Nadiem Minta Koreksi

[Gambas:Video 20detik]




Selanjutnya
Halaman
1 2 3