Dishub DKI Klaim Pengguna Sepeda Ada 3.000, Weekend Capai 30 Ribu

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 07 Apr 2021 18:24 WIB
Komunitas sepeda road bike meminta dispensasi waktu tertentu untuk jenis road bike dapat menggunakan jalur kendaraan bermotor di Jalan Sudirman-Thamrin.
Jalur sepeda di Jakarta (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengklaim jumlah pesepeda yang melintasi jalur sepeda di Ibu Kota mencapai 3.000. Jumlah pengguna sepeda bahkan disebut melonjak hingga 10 kali lipat pada akhir pekan.

"Ini fantastis bila dibandingkan dengan saat belum ada jalur sepeda itu masih satu-dua. Tapi sekarang sudah 3.000-an per hari untuk weekday," kata Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo di DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (7/4/2021).

Bahkan Syafrin menyampaikan jumlahnya bisa menembus 30 ribu pengguna saat akhir pekan (weekend). Menurutnya, jumlah tersebut membuktikan antusiasme untuk bersepeda semakin meningkat sehingga warga harus difasilitasi.

"Sementara di Sabtu bisa 12 ribuan, meningkat 2 kali lipat. Bahkan bisa 30 ribuan pada hari Minggu. Ini harus difasilitasi secara baik oleh Pemprov sehingga animo masyarakat yang jadikan sepeda sebagai alat mobilitas terfasilitasi dan terpenuhi aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan, dari pengguna sepeda yang di mana mereka ada di ruang lalu lintas bersama kendaraan bermotor lainnya," jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Syafrin juga melaporkan progres pembangunan jalur sepeda di kawasan Sudirman-Thamrin. Dia mengatakan ada rencana pemindahan lajur TransJakarta di kawasan Dukuh Atas ke lokasi lain serta pembangunan Taman Semanggi.

"Contohnya pemindahan lajur TransJakarta di kawasan Dukuh Atas. Itu yang akan digeser lebih ke timur. Sehingga satu lajur yang ada di sisi timur itu akan masuk ke lajur di sisi barat. Sehingga akan ada konsistensi lajur, total dari kiri ke kanan akan ada tiga lajur untuk lalu lintas, satu ruang untuk jalur sepeda," ungkapnya.

"Kemudian termasuk di dalamnya pembangunan di Taman Semanggi. Ini juga perlu masukan secara komprehensif dari seluruh elemen," sambungnya.

Kemudian, Syafrin juga menyampaikan dari 4.454 planter box, sebanyak 505 sudah mulai terpasang di kawasan Sudirman. Nantinya, pemasangan planter box ini akan menunggu penyelesaian pemindahan jalur TransJakarta (busway) maupun pembangunan Taman Semanggi.

"Sementara keseluruhan planter box ini karena sifatnya dibuat di tempat lain. Jadi precast-nya dibuat di tempat lain, di sana sudah selesai secara keseluruhan, tinggal dipasang. Tapi untuk pemasangannya pun tentu akan menunggu secara keseluruhan penyelesaian di dua titik tadi," imbuhnya.

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta tengah membangun jalur sepeda permanen di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat, sepanjang 11,2 kilometer. Pembangunan tersebut memakan biaya sekitar Rp 30 miliar.

Pembangunan jalur sepeda itu tidak menggunakan APBD DKI Jakarta. Dana tersebut berasal dari kompensasi pihak ketiga. Pemprov DKI sebelumnya menargetkan jalur sepeda permanen itu selesai pada Maret 2021.

(jbr/jbr)