Cerita Sekolah Tatap Muka Perdana: Seragam Harus Baru Gegara Badan Melar

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Rabu, 07 Apr 2021 14:17 WIB
SDN Cipete Utara 15, Jaksel, menyelenggarakan uji coba pembelajaran tatap muka. (Rakha Ariyanto Darmawan/detikcom)
SDN Cipete Utara 15, Jaksel, menyelenggarakan uji coba pembelajaran tatap muka. (Rakha Arlyanto Darmawan/detikcom)
Jakarta -

Orang tua siswa SDN Cipete Utara 15, Suryanti, mengaku antusias mengantarkan sang anak menjalani pembelajaran tatap muka hari ini. Dia pun sampai membeli seragam baru.

"Sepatunya sempit, seragamnya sempit, semuanya baru, beli lagi. Iyalah sudah setahun tidak dipakai, anak-anak badannya pada melar," kata Suryanti saat ditemui di SDN Cipete Utara 15, Jakarta Selatan, Rabu (7/4/2021).

Suryanti mengatakan anaknya yang kini tengah duduk di bangku kelas V itu sudah menerapkan protokol kesehatan sedari rumah. Ia telah meminta anaknya memakai masker hingga mencuci tangan di rumah maupun sesampai di sekolah.

"Anak-anak sebelum sekolah saya suruh untuk langsung cuci tangan, kan ada wastafel juga di depan sekolah," kata Yanti.

"Ya masker, face shield, hand sanitizer, terus baju, buku-bukunya sama bekelin sarapan. Kan kantin tidak buka, tidak boleh jajan," imbuhnya.

Ditemui selanjutnya, Ika mengaku senang adiknya bisa kembali melihat teman-temannya di sekolah saat pembelajaran tatap muka. Dia pun mengatakan pembelajaran tatap muka ini lebih efektif daripada pembelajaran daring.

"Anak saya kelas III, adik saya kelas V. Ketika berangkat, dia antusias katanya mau ketemu temannya, karena kan belajar di rumah kurang efisien, tidak bisa dicerna di otak dia. Kalau sama guru kan bisa fokus," ujarnya.

Ika berharap pembelajaran tatap muka ini dapat terus berjalan. Dia mengaku pembelajaran daring yang dilakukan dalam setahun belakang membuat anak-anak sulit berkonsentrasi.

"Kalau bisa sih seterusnya. Kasihan anak-anak belajar di rumah," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, SDN Cipete Utara 15, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mulai menerapkan uji coba pembelajaran tatap muka hari ini. Kegiatan belajar-mengajar dibagi menjadi dua sesi, sesi pertama dan sesi kedua.

"Ada yang cuma sekelas 26, jadi kita bagi 2 sesi, sesi pertama 13, anak sesi kedua 13 anak. Sesi 1 dari jam 07-00 sampai 09.00 WIB, sesi 2 dari jam 09.30-11.30 WIB," ujar Tri Cahyadi, Kepala SDN Cipete Utara 15, di lokasi, Rabu (7/4).

Protokol kesehatan pencegahan COVID-19 diterapkan. Orang tua yang mengantar anaknya pun tidak diperkenankan masuk ke lingkungan sekolah.

Siswa diharuskan mengenakan masker dan face shield. Sebelum masuk ke lingkungan sekolah, siswa dicek suhunya di depan gerbang sekolah. Kemudian siswa diarahkan guru untuk mencuci tangan.

Simak video 'Banyak Wali Murid Ragu Sekolah Tatap Muka, Wagub Riza: Tak Kita Paksa':

[Gambas:Video 20detik]



(whn/dnu)