Round-Up

Terbongkar Lagi Filler Payudara Abal-abal Korbankan 2 Model di Jakbar

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 06 Apr 2021 23:06 WIB
Polisi tangkap pelaku filler payudara abal-abal ke dua model di Jakbar.
Foto: Polisi tangkap pelaku filler payudara abal-abal yang korbannya dua model di Jakbar. (Fathan/detikcom)
Jakarta -

Dugaan malpraktik berkedok filler payudara kembali memakan korban. Korbannya kali ini 2 orang model.

Dua model tersebut melapor ke Polres Jakarta Barat (Jakbar) beberapa waktu lalu usai menjalani filler payudara. Payudara korban mengeluarkan nanah hingga harus menjalani operasi.

"Sudah ada dua korban yang melaporkan, TCS dan W. Saat ini yang bersangkutan mengaku sebagai model," kata Kasat Reskrim Polres Jakbar AKBP Teuku Arsya Khadafi saat dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (31/3/2021).

Berdasarkan keterangan korban, mereka mengenal pelaku dugaan malpraktik dari mulut ke mulut. Indikasi awal korbannya lebih dari dua orang.

"Kenalnya dari promosi mulut ke mulut, tapi kayaknya banyak banget korbannya," ujar Arsya.

"Korbannya kayaknya banyak, cuma pada malu untuk melapor," imbuhnya.

Ada kemungkinan efek yang diderita korban berbeda-beda. Untuk korban yang melapor ke Polres Jakbar, payudaranya mengeluarkan nanah.

"Mungkin tiap orang berikan efek berbeda, tapi korban ini cukup parah karena suntikannya keluarkan nanah sehingga harus operasi untuk perbaikan, correction surgery," ungkap Arsya.

Usai mendapatkan laporan, polisi langsung mengejar pelaku. Kegigihan polisi pun membuahkan hasil, dan pelaku berhasil diringkus.

"Benar kami baru saja menangkap pelaku penyuntik filler di Pondok Pucung, Tangsel (Tangerang Selatan)," terang Arsya, Senin (5/4/2021).

Pelaku diketahui berinisial SR. Penangkapan dipimpin langsung oleh Kanit Krimsus Polres Metro Jakarta Barat AKP Fahmi Fiandri.

Ternyata, pelaku sama sekali tidak memiliki latar belakang sebagai dokter. Yang bikin mengagetkan, pelaku merupakan sarjana di bidang pertanian.

"Yang bersangkutan (SR) adalah sarjana pertanian. Jadi tidak ada kaitannya latar belakang yang bersangkutan terkait masalah medis atau kedokteran," tutur Kapolres Jakbar Kombes Ady Wibowo, di kantornya di Jalan S Parman, Grogol, Jakbar, Selasa (6/4/2021).

Pelaku mempromosikan filler payudara melalui Instagram. Tarifnya mencapai jutaan rupiah.

"Yang bersangkutan juga dalam akun Instagram Beauty Sexi Store memasang iklan dan menawarkan melakukan filler payudara dengan tarif sekitar Rp 5 juta untuk filler sebanyak 500 cc dan Rp 3 juta untuk filler sebanyak 250 cc," ujar Ady.

Selain menangkap pelaku, polisi juga berhasil meringkus penjual cairan silikon dalam kasus filler payudara abal-abal di Jakbar ini.

Baca di halaman berikutnya.

Tonton juga Video: Apakah Suntik Filler Payudara Sebabkan Kematian?

[Gambas:Video 20detik]




Selanjutnya
Halaman
1 2