Diduga Jadi Korban Filler Payudara Abal-abal, 2 Orang Model Lapor Polisi

Karin Nur Secha - detikNews
Rabu, 31 Mar 2021 23:26 WIB
Polisi tangkap DPO begal pesepeda Staf Ahli KLHK
Kasat Reskrim Polres Jakbar AKBP Teuku Arsya Khadafi (dok. Istimewa)
Jakarta -

Dua perempuan yang berprofesi sebagai model melaporkan dugaan malpraktik ke Polres Jakarta Barat usai menjalani filler payudara abal-abal. Payudara korban mengeluarkan nanah hingga harus menjalani operasi akibat malpraktik tersebut.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi membenarkan adanya laporan tersebut ke kepolisian. Arsya menyebutkan ada dua orang korban berinisial TCS dan W yang melapor ke polisi.

"Sudah ada dua korban yang melaporkan, TCS dan W. Saat ini yang bersangkutan mengaku sebagai model," kata Asrya saat dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (31/3/2021).

Arsya mengungkap, kedua korban mengenal pelaku tersebut dari mulut ke mulut. Arsya menduga korban lebih dari dua orang.

"Kenalnya dari promosi mulut ke mulut, tapi kayaknya banyak banget korbannya," ujar Arsya.

"Korbannya kayaknya banyak, cuma pada malu untuk melapor," sambung Arsya.

Korban saat itu mendapatkan suntik filler payudara dari pelaku di suatu tempat. Beberapa lama berselang, korban menderita sakit pada bagian payudara sehingga harus menjalani operasi perbaikan.

"Mungkin tiap orang berikan efek berbeda, tapi korban ini cukup parah karena suntikannya keluarkan nanah sehingga harus operasi untuk perbaikan, correction surgery," jelasnya.

Laporan tersebut diterima Polres Jakbar sekitar dua hari yang lalu. Saat ini polisi masih menyelidiki kasus tersebut dan mengejar pelaku.

"Pelaku sudah kita kejar, sedang kita profiling, sedang kita kejar ke pemasoknya," tutup Arsya.

(mea/mea)