Round-Up

Effendi Gazali Dipanggil KPK di Kasus Edhy dan Juliari

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 26 Mar 2021 07:01 WIB
Jakarta -

Nama Effendi Gazali tiba-tiba muncul di KPK sebagai saksi. Tidak hanya dalam satu tetapi dua perkara sekaligus yang masing-masing melibatkan mantan menteri.

Bermula dari perkara dugaan suap dalam perizinan ekspor benih lobster atau benur yang menjerat Edhy Prabowo selaku mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP). Effendi Gazali memenuhi panggilan KPK.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan Effendi Gazali merupakan mantan penasihat dari Edhy Prabowo. Terhadap Effendi, KPK mendalami terkait hasil kajian dan konsep rancangan Peraturan Menteri KKP mengenai ekspor benur.

"Effendi Gazali didalami pengetahuannya terkait dengan hasil kajian dan konsep rancangan Peraturan Menteri KKP mengenai kebijakan ekspor benih lobster," kata Ali kepada wartawan, Kamis (4/3/2021).

Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo kembali diperiksa KPK. Ia diperiksa terkait kasus korupsi eskpor benih lobster yang menjerat dirinya.Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (Foto: Ari Saputra/detikcom)

Dalam perkara ini, Edhy Prabowo dijerat sebagai tersangka bersama enam orang lain, yaitu Safri, Andreau Pribadi Misanta, Siswadi, Ainul Faqih, Amiril Mukminin, dan Suharjito. Namun baru Suharjito yang sudah duduk sebagai terdakwa sebagai pemberi suap.

Suharjito disebut sebagai Direktur PT DPPP (Dua Putera Perkasa Pratama), yaitu calon eksportir benur yang didakwa memberikan suap ke Edhy Prabowo. Dia didakwa memberi suap ke Edhy Prabowo sebesar Rp 2,1 miliar terkait kasus ekspor benur.

Jaksa menyebut uang suap diberikan kepada Edhy melalui staf khusus Menteri KKP Safri dan Andreau Misanta Pribadi, lalu Sekretaris Pribadi Edhy bernama Amiril Mukminin, dan Ainul Faqih selaku staf pribadi istri Edhy Prabowo Iis Rosita Dewi, dan Komisaris PT Perishable Logistics Indonesia (PT PLI) sekaligus Pendiri PT Aero Citra Kargo (PT ACK), Siswadhi Pranoto Loe. Suap diberikan agar Edhy Prabowo mempercepat perizinan budi daya benih lobster ke PT DPPP.

Kini nama Effendi Gazali juga dikaitkan dengan perkara lainnya. Seperti apa?

Selanjutnya
Halaman
1 2 3