Gerindra Setuju Ondel-ondel Dilarang untuk Ngamen: Ikon Sakral Betawi

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Kamis, 25 Mar 2021 08:41 WIB
Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani.
Rani Mauliani (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta -

Satpol PP DKI Jakarta melarang ondel-ondel digunakan untuk mengamen. Gerindra DKI Jakarta setuju dengan kebijakan itu, sebab ondel-ondel merupakan ikon Betawi yang sakral.

"Secara jujur saya setuju bila ondel-ondel tidak dijadikan alat untuk mengamen karena ondel-ondel menurut saya cukup sakral sebagai simbol ikon Betawi," kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Rani Mauliani kepada wartawan, Rabu (24/3/2021).

Menurut Rani, muruah ondel-ondel haruslah dijaga. Sebab, selama ini banyak pengamen ondel-ondel yang meresahkan masyarakat.

"Tentu muruahnya juga harus kita jaga, dikarenakan banyak juga oknum dari pengamen ondel-ondel ini yang meresahkan masyarakat bahkan terkadang ada yang menggunakan sebagai alat untuk tindak kejahatan," ujarnya.

Rani menyadari bahwa ondel-ondel digunakan untuk mencari rezeki. Karena itu, dia berharap agar Pemprov DKI memberikan solusi kepada pengamen yang dilarang menggunakan ondel-ondel itu.

"Namun di satu sisi kita juga harus memahami kenapa ondel-ondel dipilih untuk digunakan sebagai alat mengamen mengais rezeki terutama kali ini saat pandemi. Selain menarik, ondel-ondel juga disukai oleh masyarakat terutama anak-anak ketika melihat ondel-ondel berkeliling. Memang dalam hal ini perlu didiskusikan solusi yang lain untuk para komunitas pengamen ini," kata dia.

"Intinya sebagai ikon atau lambang daerah yg kita hormati tentunya ondel-ondel ini harus dijaga 'harga dirinya'" katanya.

Simak juga 'Dok.: Festival Ondel-ondel Modern Jakarta, Nilai Budaya Betawi yang Abadi':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2