35 Ondel-ondel hingga Manusia Silver Terjaring Razia Dibawa ke GOR Ciracas

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Rabu, 24 Mar 2021 20:32 WIB
Pemprov DKI Jakarta melarang ondel-ondel digunakan untuk mengamen. Razia pun dilakukan di kawasan Ibu Kota guna melarang ondel-ondel digunakan untuk mengemis.
Razia ondel-ondel (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Sebanyak 35 pengamen ondel-ondel hingga manusia silver terjaring razia Operasi Asah Asih Satpol PP Jakarta Timur (Jaktim). Mereka yang terjaring itu dibawa ke GOR Ciracas untuk mendapat pembinaan.

"Jadi hasil penjangkauan kami dari tim terpadu, kita serahkan ke Dinas Sosial untuk pembinaan lebih lanjut. Nanti sambil tunggu pembinaannya, kita tampung dulu seluruhnya di GOR Ciracas Jakarta Timur. Sebelum masuk GOR, kita lakukan rapid tes antigen bekerjasama dengan Sudin Kesehatan," kata Kasatpol PP Jaktim Budhy Novian saat dihubungi, Rabu (24/3/2021).

Budhy menuturkan 35 orang yang terjaring merupakan data laporan operasi dari 3 kecamatan di Jaktim. Sedangkan masih ada 7 kecamatan lagi yang belum melaporkan hasil Operasi Asah Asih ke Satpol PP Jaktim.

"Sepuluh kecamatan. Baru 3 yang melaporkan. Kebetulan ini datanya belum masuk semua, tadi tuh baru laporan secara global aja, kita mulai pukul 15.00 sore apel kemudian pukul 17.00 sore baru terlaporkan 35 hanya itu saja," tuturnya.

Dalam operasi ini, ada ratusan petugas gabungan yang ikut terlibat. Terdiri dari Satpol PP, TNI-Polri, hingga Suku Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

"Jumlah personel tim terpadu itu 150an dari Pol PP, Dinas Perhubungan, TNI-Polri, Sudin Kesehatan," ujar Budhy.

Budhy menjelaskan Operasi Asah Asih digelar karena pihaknya banyak menerima aduan terkait ondel-ondel hingga manusia silver yang keberadaannya dinilai mengganggu masyarakat. Operasi ini, kata Budhy, dilakukan di 38 titik lokasi di Jaktim.

"Karena memang keberadaannya juga sudah beberapa lama ini dianggap mengganggu ya, mengganggu jalanan untuk mengamen. Kebetulan kita ada 38 titik secara garis besar. Kita bagi, karena agak luas kita bagi tiga sektor," ucap Budhy.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Selanjutnya
Halaman
1 2