Duh! 76 Kabupaten/Kota Masuk Zona Merah Kepatuhan Masker

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 18 Mar 2021 17:50 WIB
Poster
Foto ilustrasi kepatuhan memakasi masker. (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Satgas Penanganan COVID-19 mengungkapkan data kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan (prokes) pencegahan virus Corona. Berdasarkan data, masyarakat di 76 kabupaten/kota di Indonesia tidak patuh memakai masker.

"Berdasarkan data pemantauan terkait kedisiplinan dalam mematuhi protokol kesehatan pada 423 kabupaten/kota, maka dapat terlihat dalam 1 minggu terakhir sebanyak 144 kabupaten/kota memiliki kepatuhan memakai masker di level 76-90 persen. Selain itu sebanyak 115 kabupaten/kota memiliki kepatuhan memakai masker di tingkat 91-100 persen," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, dalam konferensi pers yang disiarkan di kanal YouTube Setpres, Kamis (18/3/2021).

"Selanjutnya sebanyak 88 kabupaten/kota memiliki kepatuhan memakai masker di tingkat 61-75 persen, dan sebanyak 76 kabupaten/kota memiliki kepatuhan di bawah 60 persen," imbuhnya.

Wiku menjelaskan 76 kabupaten/kota tersebut masuk kategori zona merah kepatuhan memakai masker. Sebuah kabupaten/kota masuk kategori zona merah jika kepatuhan menerapkan protokol kesehatannya di bawah 60 persen.

Lebih lanjut, Wiku menyebut mayoritas masyarakat di seluruh kabupaten/kota di Indonesia patuh terhadap prokes menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Sebanyak 167 kabupaten/kota memiliki tingkat kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan di atas 75 persen.

"Selain itu, berdasarkan kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan, terlihat bahwa mayoritas kabupaten/kota di Indonesia, atau sejumlah 167 kabupaten/kota memiliki kepatuhan dalam menjaga jarak dan menghindari kerumunan di tingkat 76-90 persen. Selanjutnya, sebanyak 101 kabupaten/kota memiliki kepatuhan di tingkat 91-100 persen," ungkap Wiku.

Baca selengkapnya di halaman berikutnya.

Simak Video: Walkot Blitar Ngaku Khilaf-Minta Maaf soal Nyanyi Tanpa Masker

[Gambas:Video 20detik]



Wiku menyebut hanya 69 kabupaten/kota yang tingkat kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan di bawah 60. Menurut Wiku, data yang ada terkait kepatuhan menerapkan prokes ini merupakan capaian yang positif.

"Selain itu, terhadap 86 kabupaten/kota yang memiliki kepatuhan di tingkat 61-75 persen dan hanya 69 kabupaten/kota yang memiliki kepatuhan di bawah 60 persen. Secara umum mayoritas kabupaten/kota sudah cukup patuh dalam memakai masker serta menjaga jarak dan menghindari kerumunan, dan tentunya hal ini merupakan capaian yang positif," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Satgas Penanganan COVID-19 mengungkapkan adanya perbaikan perkembangan pandemi virus Corona di Pulau Jawa dan Bali. Kini, kontribusi kasus positif COVID-19 dan kasus meninggal tidak lagi didominasi oleh provinsi-provinsi di Pulau Jawa dan Bali.

"Saya juga ingin menyampaikan perkembangan kasus di Pulau Jawa dan Bali, secara umum menunjukkan perbaikan. Melihat kontribusi kasus positif dan meninggal tidak lagi didominasi oleh provinsi dari (di, red) Pulau Jawa dan Bali," sebut Wiku.

"Tersisa Provinsi Banten di lima provinsi dengan kenaikan kasus baru tertinggi dan Jawa Tengah serta Jawa Barat di lima provinsi dengan kenaikan kematian baru yang tertinggi," sambung dia.

(zak/imk)