Komnas HAM Sayangkan PTTUN Menangkan Jaksa Agung soal Peristiwa Semanggi

Karin Nur Secha - detikNews
Rabu, 10 Mar 2021 15:44 WIB
Choirul Anam
Choirul Anam (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta membatalkan putusan PTUN Jakarta yang menyatakan Jaksa Agung melawan hukum terkait pernyataannya soal peristiwa Semanggi I dan II. Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam, menyayangkan putusan PTTUN tersebut.

"Iya kami menyayangkan putusan dari PTTUN karena sebenarnya girah dari proses tata usaha negara itu yang pada akhirnya diwujudkan oleh Pengadilan TUN Jakarta sini itu adalah girah untuk meletakkan pejabat-pejabat publik itu berhati-hati bersikap karena risikonya tinggi," ujar Anam di kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Rabu (10/3/2021).

Dia mengatakan pejabat publik harus berhati-hati saat bicara. Apalagi, katanya, menyangkut masalah hukum.

"Kalau penegakan hukum ya dokumen hukumnyalah ngomongnya 'A', jangan dikasih konteks yang lain. Itu yang paling penting," kata Anam.

Dia menilai masalah ucapan Jaksa Agung ST Burhanuddin harus menjadi pembelajaran. Menurutnya, substansi kasus dugaan pelanggaran HAM berat dalam peristiwa Semanggi I-II tak boleh bergeser.

"Jadi sebagaimana satu substansi pelanggaran HAM berat untuk kasus-kasus tersebut itu tidak geser, itu yang pertama. Kedua, kalau secara administrasi yang kemarin digugat di PTUN sini kemudian di PTTUN nya akhirnya dibatalkan juga kan putusannya," jelas Anam.

"Menurut saya, memang ini pembelajaran yang baik di luar konteks menang dan kalah," lanjutnya.

Anam menegaskan status kasus peristiwa Semanggi I-II adalah dugaan pelanggaran HAM berat. Dia meminta tak ada pejabat negara yang menggeser substansi kasus tersebut.

"Tertiblah bahwa ada prosesnya yang berjalan waktu itu dan proses sampai saat ini status kasus tersebut masih dalam pelanggaran HAM yang berat. Jangan dikasih konteks jangan digeser-geser," ungkap Anam.

"Kan ini pelajarannya kayak begini, mau menyampaikan secara politik tidak secara hukum itu menyampaikannya secara politik sehingga tanggapan publiknya seperti itu," lanjutnya.

Simak juga 'Alissa Wahid: Pernyataan Jaksa Agung Terkait Tragedi Semanggi Bernuansa Politik':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2