Anak Diperkosa 2 Pria hingga Lahirkan Bayi, Pria Ini Mengadu ke Hotman Paris

Rahmat Fathan - detikNews
Jumat, 05 Mar 2021 17:56 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi perkosaan (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Seorang pria berinisial S mengadu ke pengacara kondang Hotman Paris. S meminta keadilan bagi putrinya yang diperkosa 2 pria hingga melahirkan seorang bayi.

"Namanya Pak S, anaknya, putrinya di bawah umur, 13 tahun, diduga disetubuhi dua laki-laki. Satu sudah ditangkap, satu lagi belum ditahan," ujar Hotman Paris seperti dilihat dalam posting-an di akun Instagram pribadinya, Jumat (5/3/2021).

Dalam pertemuan dengan Hotman Paris itu, S tampak menangis. Hotman lantas meminta Kapolres Jakarta Pusat Kombes Hengky Haryadi memberikan perhatian khusus terkait kasus ini.

Terlebih, kata Hotman, korban telah melahirkan seorang anak dari hasil dugaan pemerkosaan tersebut.

"Bapak Kapolres Jakarta Pusat tolong memberi perhatian khusus kepada orang yang diduga sebagai salah satu pelaku, bahkan putrinya di bawah umur, sudah sampai melahirkan. Putrinya cuman 13 tahun, sudah sampai melahirkan, diduga disetubuhi 2 laki- laki," ucap Hotman.

Dalam posting-an lainnya, terlihat bahwa korban sudah melahirkan bayinya. Seorang pengacara dari kantor Hotman Paris menggendong bayi tersebut.

Secara terpisah, Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Burhanuddin membenarkan pihaknya tengah menangani kasus tersebut. Kata Burhanuddin, pihak korban membuat laporan kepolisian pada Oktober 2020 silam.

"LP yang kami terima korban melaporkan 2 orang, inisial AO dan RA. Untuk AO kasusnya sudah kita tangani secara maksimal dan berkasnya sudah lengkap dan dia sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan sudah kita lakukan penahanan," ujar Burhanuddin di Polres Metro Jakpus, Jumat (5/3/2021).

Burhanuddin mengatakan, berkas tersangka AO juga telah dinyatakan lengkap pihak kejaksaan. Namun begitu, dia menegaskan pihaknya tetap berkomitmen dalam menangani perkara ini.

"Kemudian untuk tersangka RA kami masih melakukan proses penyidikan dan saat ini baru ada satu alat bukti yaitu satu keterangan saksi. Kami masih mencari, mengumpulkan secara maksimal alat-alat bukti yang lain. Artinya untuk tersangka RA, proses penyidikannya masih berjalan," kata dia.

(mea/mea)