Asisten Kebun Sawit di Sumsel Tewas Ditembak Sosok Misterius

Prima Syahbana - detikNews
Jumat, 05 Mar 2021 16:51 WIB
ilustrasi penembakan
Ilustrasi penembakan (Edi Wahyono/detikcom)
Palembang -

Sugeng Umbara (45), asisten kebun sawit, tewas dengan luka tembak di Muratara, Sumatera Selatan (Sumsel). Dia tewas diduga setelah ditembak sosok misterius dini hari tadi.

Informasi dihimpun detikcom, peristiwa itu terjadi di perkebunan Desa Embacang Baru Ilir, Karang Jaya, Musi Rawas Utara (Muratara), Jumat (5/3/2021) sekitar pukul 03.00 WIB. Korban yang merupakan seorang asisten kebun tewas dengan dua luka tembak di bagian dada sebelah kiri dan lengan sebelah kanan oleh orang tak di kenal saat sedang melakukan patroli.

"Kejadian itu benar. Kita sudah melakukan olah TKP dan hingga kini masih menyelidiki kasusnya," kata Kasat Reskrim Polres Muratara AKP Dedi Rahmad kepada detikcom, Jumat (5/3/2021).

Kepala Desa Embacang Baru Ilir, Kartubi, juga membenarkan kejadian itu. "Iya, memang ada, malam tadi kejadiannya, di kebun sawit. Belum tahu siapa yang nembak," kata Kartubi ketika dimintai konfirmasi wartawan.

Sedangkan istri korban, D (25), mengatakan suaminya yang tewas ditembak orang tak dikenal baru sebulan diangkat menjadi asisten di perusahaan tersebut.

"Suami saya awalnya mandor, baru diangkat jadi asisten, baru sebulan (jabat asisten)," kata Diana ketika ditemui wartawan di kediamannya, Jumat (5/3/2021).

Menurut Diana, suaminya bekerja di perusahaan perkebunan sawit yang berada di TKP tempat korban ditemukan tewas sejak awal pembukaan lahan, tepatnya pada 2007 atau hampir 15 tahun.

"Infonya, suami saya tewas ditembak orang tidak dikenal di dalam perkebunan sawit, Jumat (5/3/2021) sekira pukul 03.00 WIB. Jenazah suami saya sempat dibawa ke RSUD Rupit untuk dilakukan pemeriksaan," ungkap Diana.

Terdapat dua luka tembak di tubuh Sugeng, yakni di bagian dada sebelah kiri dan lengan sebelah kanan. Setelah diperiksa di RSUD Rupit, jenazah Sugeng dibawa ke rumah duka di Desa Embacang Lama untuk dimakamkan.

"Ada dua luka tembak di tubuh suami saya, satu di bagian dada kiri, satunya lagi di lengan kanan. Sebelumnya sempat diperiksa di rumah sakit, tapi setelahnya langsung dimakamkan di tempat TPU sini (Desa Embacang Baru)," jelasnya.

(gbr/idh)