detik's Advocate

Kartu Kredit Saya Diaktifkan Orang Lain, Apakah Saya Bisa Tuntut Bank?

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 03 Mar 2021 08:38 WIB
Mesin pembayaran non tunai Electronic Data Capture (EDC)
Ilustrasi mesin EDC untuk pembayaran menggunakan kartu kredit (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Di satu sisi, kartu kredit banyak memudahkan kehidupan. Di sisi lain, ada beberapa kasus kartu kredit malah membuat kita kesusahan. Salah satunya dialami pembaca detik's Advocate.

Berikut pertanyaan lengkap pembaca lewat email yang diterima detik's Advocate:

Selamat siang detikcom, perkenalkan saya seorang pengguna kartu kredit dari Jakarta

Saya ingin bertanya dapatkan saya memproses secara hukum pihak bank yang telah menyalahgunakan akun perbankan saya. Berikut Kronologi permasalahan saya:

Awalnya saya mengajukan permohonan kartu kredit di salah satu bank di Jakarta dan kebetulan permohonan saya dikabulkan oleh pihak bank. Beberapa hari setelahnya saya mendapat pemberitahuan bahwa kartu kredit saya telah diterima (dalam hal ini kartu kredit dikirimkan ke mana dan diterima oleh siapa tidak diketahui ) karena bukan saya yang menerimanya.

Ini saya langsung menghubungi ke marketing kartu kredit yang membantu saya mengajukan aplikasi untuk kartu kredit tersebut dan dikatakan bahwa kartu saya sedang dalam proses pengiriman ke alamat kantor saya. Saya meminta Info nama penerima kartu saya namun tidak diberikan oleh marketing kartu kreditnya dan dianjurkan untuk menelpon ke Call Center Bank tersebut.

Marketing kartu kredit menjamin bahwa data perbankan saya aman dan saya diminta menunggu beberapa hari ke depan untuk menerima kartu tersebut karena katanya kartu sedang dalam proses pengiriman ke alamat kantor saya. Saya masih berpikiran positif saat itu.

Selang beberapa hari kemudian saya mendapatkan pemberitahuan bahwa kartu kredit yang saya ajukan telah aktif. Ini kartu belum saya terima. Padahal menurut sales dikirim ke alamat kantor tapi baik orang kantor maupun saya tidak menerimanya jadi otomatis kartu belum saya aktifkan juga.

Ini saya langsung menghubungi ke marketing kartu kredit yang membantu saya mengajukan aplikasi untuk kartu kredit tersebut dan katanya sudah dibantu untuk dibicarakan dengan atasan marketing tersebut. Dan lagi-lagi saya diminta menunggu beberapa hari sampai kartu saya terima. Saya masih berpikiran positif saat itu.

Dalam jangka waktu tidak lama saya mendapat pemberitahuan bahwa kartu saya telah digunakan. Entah oleh siapa & saya ada mendapatkan kode OTP untuk penggunaan kartu kredit tersebut.

Hal ini tentunya membingungkan saya karena kartu tidak saya terima, tidak saya aktifkan tapi bisa transaksi, Jika tidak menggunakan OTP mungkin sudah dibobol orang yang tidak bertanggungjawab.

Ini saya langsung menghubungi ke marketing kartu kredit yang membantu saya mengajukan aplikasi untuk kartu kredit tersebut dan katanya sudah dibantu untuk dibicarakan dengan atasan marketing tersebut dan saya diminta menghubungi Call Center bank tersebut. Dalam hal ini pihak marketing juga kebingungan kenapa bisa seperti ini.

Menurut pengetahuan saya sebagai pemegang kartu kredit untuk mengaktifkannya dibutuhkan dat-data pribadi saya.

Akhirnya saya menghubungi pihak call center Bank tersebut dan jawaban yang saya terima justru makin membuat saya kaget dan bertanya tanya.

Berikut jawaban yang saya terima dari pihak call center setelah data saya terverifikasi:

1. Nama penerima kartu saya tidak kenal.
2. Alamat pengiriman kartu saya tidak diberitahu oleh pihak call center meskipun jelas kartu tersebut sudah terverifikasi atas nama saya.
3. Kartu kredit saya telah diaktifkan secara otomatis by sistem tanpa persetujuan saya.
4. Setelah saya jelaskan kronologinya kepada pihak phone officer bank tersebut dengan entengnya dijawab apakah ada pihak dari bank kami yang telah menelpon Ibu untuk meminta Kode OTP?

Pertanyaan saya.
1.Dapatkah pihak bank diproses secara hukum karena menggunakan data pribadi saya tanpa izin dari saya?
2.Untuk bukti kebetulan saya masih menyimpan semua pemberitahuan juga chat dengan pihak marketing bank tersebut. Apakah bukti tersebut bisa digunakan dan mempunyai kekuatan hukum?

Terima kasih sebelumnya.

Simak jawabannya di halaman berikutnya.

Saksikan video 'Mau Kartu Kreditmu Tak Dibobol Orang? Simak Tips Berikut Ini':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2