Round-Up

Klaim Nurdin Abdullah soal Anak Buah Terima Suap Tanpa Sepengetahuannya

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 28 Feb 2021 08:23 WIB
Jakarta -

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah mengaku tidak tahu-menahu saat ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus proyek infrastruktur di Sulsel. Nurdin Abdullah pun mengaku dirinya tidak tahu bahwa tersangka Edy Rahmat menerima suap dari tersangka Agung Sucipto.

Dalam kasus suap proyek di Sulsel ini, KPK menetapkan 3 tersangka. Ketiga tersangka itu adalah Nurdin Abdullah (NA) dan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel, Edy Rahmat (ER), sebagai penerima suap serta pihak kontraktor Agung Sucipto (AS) sebagai tersangka pemberi suap.

Nurdin Abdullah mengaku ikhlas dalam menjalani proses hukum. Dia keukeuh tidak tahu apa-apa mengenai kasusnya.

"Saya ikhlas menjalani proses hukum. Karena memang kemarin itu kita nggak tau apa-apa," kata Nurdin di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (28/2/2021).

Nurdin Abdullah mengatakan dirinya tidak mengetahui saat Edy Rahmat menerima uang dari Agung Sucipto pada Jumat (26/2) malam saat dijerat operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Nurdian Abdullah mengaku tidak tahu akan peristiwa itu.

"Ternyata Edy itu melakukan transaksi tanpa sepengetahuan saya, ya. Sama sekali tidak tahu. Demi Allah, demi Allah," kata dia.

KPK telah memantau adanya dugaan penyelewengan dana ini sejak awal Februari. Ketua KPK Firli Bahuri menyebut pada awal Februari terjadi pertemuan di antara ketiga tersangka itu guna membahas proyek di Kawasan Wisata Bira.

"Sejak bulan Februari 2021, telah ada komunikasi aktif antara AS dengan ER sebagai representasi dan sekaligus orang kepercayaan saudara NA untuk bisa memastikan agar AS mendapatkan kembali proyek yang diinginkannya di tahun 2021," kata Firli dalam jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (28/2/2021).

"Dalam beberapa komunikasi tersebut, diduga ada tawar-menawar fee untuk penentuan masing-masing dari nilai proyek yang nantinya akan kerjakan oleh AS," tutur dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2