Round-Up

Akhir Mengharukan Kala Pencuri HP Ajudan Pribadi Dimaafkan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 25 Feb 2021 05:33 WIB
Polres Soetta tangkap pencuri HP Ajudan Pribadi
Polisi menangkap pencuri HP milik Ajudan Pribadi. (Foto: Rahmat Fathan/detikcom)
Tangerang -

Polisi menangkap seorang ibu berinisial S (49) karena mencuri HP milik Muhammad Akbar atau Ajudan Pribadi di Bandara Soekarno-Hatta. Alih-alih memenjarakan wanita itu, Ajudan Pribadi malah memaafkannya.

Ajudan Pribadi juga meminta polisi untuk tidak melanjutkan proses hukum terhadap ibu itu. Ajudan Pribadi bahkan memberinya sejumlah uang.

Hal ini kemudian membuat S bersimpuh di hadapan Ajudan Pribadi. S memohon maaf dan meminta pengampunan kepada Ajudan Pribadi.

Kisah mengharukan ini bermula, ketika Ajudan Pribadi kehilangan ponsel merek Samsung Galaxy S21 senilai Rp 13 juta di Bandara Soekarno-Hatta, pada Rabu (17/2) lalu. Saat itu, Ajudan Pribadi baru mendarat dari Ujung Pandang, Makassar, Sulawesi Selatan.

"Ketika mendarat atau landing, korban menunggu angkutan transportasi lanjutan. Kemudian, ketika menunggu korban melepas jaket mungkin juga handphone jatuh. Ketika sudah sampai di tempat di mana korban menunggu taksi, HP tersebut tidak ditemukan kembali," jelas Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Adi Ferdian Saputra, dalam jumpa pers di kantornya, Cengkareng, Tangerang, Banten, Rabu (24/2/2021).

Karena kesibukannya, Ajudan Pribadi meminta saudara iparnya untuk melapor polisi. Polisi kemudian menindaklanjuti laporan dari saudara ipar Ajudan Pribadi tersebut.

Pelaku Seorang ART

Dalam tempo sepekan, polisi kemudian menangkap pelaku pencurian yang ternyata seorang ibu berinisial S di Cakung, Jakarta Timur. S yang merupakan seorang asisten rumah tangga (ART) ini diamankan bersama anaknya, M (22).

"Setelah hasil penyelidikan kita, perempuan ini selama ini bekerja sebagai asisten rumah tangga di Pangkal Pinang, Bangka Belitung. Karena majikan atau bos di tempat dia bekerja mengalami kebangkrutan, akhirnya tersangka ini atas nama ibu S, kembali ke Jakarta melalui Bandara Soetta," jelas Adi.

Kepulangan S ke Jakarta bersamaan dengan ketibaan Ajudan Pribadi di Bandara Soekarno-Hatta. S saat itu melihat ponsel milik Ajudan Pribadi yang tertinggal di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta kemudian mengambilnya dan menyerahkannya ke anaknya.

Simak juga video 'Diduga Curi HP, Remaja di Makassar Dikeroyok Mahasiswa Hingga Tewas':

[Gambas:Video 20detik]



Di halaman selanjutnya, ponsel Ajudan Pribadi digunakan anak S untuk kuliah online

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4