Gus Nur Minta Gus Yaqut-Said Aqil Hadiri Sidang: Kan Anda Merasa Dicemarkan

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Selasa, 23 Feb 2021 16:43 WIB
Sidang kasus Gus Nur di PN Jaksel, Selasa (23/2/2021).
Sidang kasus Gus Nur, Selasa (23/2) (Foto: dok. detikcom)
Jakarta -

Terdakwa kasus ujaran kebencian terhadap Nahdlatul Ulama (NU), Sugi Nur Raharja atau Gus Nur, meminta Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut dan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj hadir dalam sidang. Gus Nur merasa keduanya perlu hadir karena merasa dicemarkan nama baiknya.

Hal itu disampaikan Gus Nur dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Selasa (23/2/2021). Gus Nur mengatakan siap buka-bukaan saat Gus Yaqut dan Said Aqil datang di persidangan.

"Saya mohon, ayo Pak Prof KH Aqil Siroj Ketua PBNU dan Gus Yaqut Menteri Agama, Abu Janda juga, kan Anda yang merasa saya cemarkan nama baiknya, ayolah hadir, ketemu di pengadilan, baru nanti saya buka semuanya pengadilan. Kita cari keadilan di pengadilan. Nggak usah alasan sakit, nggak usah alasan apalah," ujar Gus Nur secara virtual dalam persidangan.

Gus Nur turut mempertanyakan ketidakhadiran Gus Yaqut dan Said Aqil sebanyak tiga kali. Hakim ketua Toto Ridarto pun masih akan menentukan sikap nantinya.

"Itu bagaimana sudah tiga kali dipanggil tidak datang, terus bagaimana, apakah dia akan dipanggil empat kali lagi?" tanya Gus Nur.

"Nanti kita tentukan sikap ya," jawab hakim.

Gus Nur kemudian menyampaikan opininya terkait kasusnya ini. Dia merasa tetap akan divonis bersalah dalam kasus ini meski proses persidangan belum selesai.

"Ini mungkin opini saya, ini kalau saya amati jalannya sidang ini begini ya problematikanya ya, saksi nggak hadir, macem-macem, sementara saya menjalani masa tahanan, apakah nanti itu, mudah-mudahan saya salah, sepertinya apapun hasil nya saya akan tetap divonis bersalah sekian-sekian, divonis sekian, kemudian dipotong masa tahanan, kemudian saya tinggal dilepas, menghabiskan masa tahanan. Kalau begini kan tidak adil," ucap Gus Nur.

"Tetap akan diputus bersalah mungkin saya walaupun saksi berbelit-belit, saksinya bohong, dan sebagainya, atau saya mungkin tidak diputus bersalah. Seandainya saya bisa membuktikan dengan pleidoi saya, saya tidak bersalah, terus apa artinya saya menjalani tahanan 4 bulan ini," tambahnya.

Simak Video: Said Aqil-Gus Yaqut 3 Kali Tak Hadiri Sidang Gus Nur

[Gambas:Video 20detik]