Guru Honorer Dipecat Gegara Unggah Gaji, Disdik Akan Carikan Sekolah Baru

Hermawan Mappiwali - detikNews
Senin, 15 Feb 2021 07:35 WIB
Guru Honorer di Bone yang Dipecat Gegara Posting Gaji Berharap Kembali Mengajar (Foto: Zulkipli/detikcom)
Foto: Guru Honorer di Bone yang Dipecat Gegara Posting Gaji Berharap Kembali Mengajar (Foto: Zulkipli/detikcom)

Sebelumnya, Hervina mem-posting gajinya Rp 700 ribu di akun Facebook-nya. Akibat posting-annya itu, Hervina ditelepon berkali-kali oleh kepala sekolahnya. Namun, karena panggilan telepon tersebut tidak sempat diangkat Hervina, kepala sekolah kemudian mengirim pesan singkat yang berisi pemecatan dirinya dari guru honorer.

"Dia (kepala sekolah) kirim pesan WA, 'tabe (permisi), cari saja sekolah yang lain yang bisa gaji ki (anda) lebih banyak, mulai sekarang istirahat saja mengajar," ujar Hervina menirukan pesan singkat pemecatannya, saat berbincang dengan detikcom, Kamis (11/2).

Hervina mengaku sudah 16 tahun mengajar di SDN 169 Desa Sadar. Hervina heran akan sebab pemecatannya dari guru honorer. Dia juga tidak sempat diberi waktu untuk menjelaskan maksud posting-annya itu.

Hervina mengungkapkan posting-annya itu bukan untuk mengeluh atau merendahkan pihak sekolah yang memberinya gaji kecil. Namun ia justru dipecat tanpa kesempatan untuk memberi klarifikasi. Bahkan Hervina juga sudah meminta maaf ke kepala sekolah (kepsek) tempatnya mengajar. Namun Hervina mengaku permohonan maafnya diacuhkan kepala sekolah bernama Hamsina.

"Saya minta maaf lewat WhatsApp, bilang 'minta maaf kalau ada yang salah di posting-anku, bukan maksudku menjelekkan (ibu kepala sekolah), saya posting seperti itu karena saya berterima kasih, saya dikasih dana bos selama 4 bulan, jadi langsung saya bayar utangku'," ujar Hervina.

Hervina yang telah dipecat gara-gara mem-posting gajinya di media sosial itu mengaku masih membutuhkan pekerjaannya sebagai guru. Dia berharap bisa kembali mengajar di SD itu sebagai wujud baktinya sebagai putri asli daerah Desa Sadar.

"Jika masih diizinkan kembali, saya siap. Namun jika sudah tidak bisa lagi, ya mau diapa," ungkap Hervina saat ditemui terpisah, Minggu (15/2).


(hmw/dkp)