Jakarta Banjir, PAN Ulas Rencana Pemprov DKI Siapkan Hotel untuk Pengungsi

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 09 Feb 2021 07:43 WIB
Zita Anjani
Zita Anjani (Foto: Instagram @zitaanjani)
Jakarta -

Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI menyediakan tempat pengungsian yang layak untuk korban banjir guna mencegah penularan COVID-19. PAN menyinggung rencana Pemprov DKI menyiapkan hotel untuk para pengungsi banjir Jakarta.

"Hal yang saya khawatirkan akhirnya terjadi, Jakarta banjir lagi. Dari awal tahun hujan, saya senang Jakarta tidak tergenang. Ternyata tidak demikian. Tercatat melalui data peta bencana, banjir Minggu malam merendam 22 RW, dengan ketinggian dari 10 sampai 150 cm. Ada 6 RW yang terparah," kata Penasihat Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani kepada wartawan, Senin (8/2/2021).

Zita kemudian menyoroti tempat pengungsian bagi korban banjir. Dia meminta Pemprov DKI untuk memberikan tempat yang layak untuk mencegah penularan virus Corona.

"Salah satu dampak banjir adalah pengungsian, itu sudah pasti, karena rumah warga terendam air. Mau tidak mau mereka harus berpindah ke tempat yang layak. Menjadi tugas Pemprov untuk siapkan itu. Apalagi di kondisi COVID begini. Akhir tahun kemarin, kalau saya tidak salah, pemprov katanya akan siapkan tempat mengungsi per keluarga atau per kamar per atau keluarga. Bahkan kalau saya tidak salah dengar sempat bilang di Hotel," kata dia.

Zita mengklaim menurunkan tim untuk mengecek kondisi warga korban banjir. Berdasarkan laporan yang dia terima dari timnya, tak sedikit warga yang mengungsi di sekolah hingga masjid. Zita menilai tempat pengungsian itu rentan terhadap penularan virus Corona.

"Namun di lapangan, ketika tim saya turun, di media, semua mengabarkan bahwa masih banyak warga mengungsi ke gedung sekolah, masjid, ruko, dan gedung kelurahan. Saya pikir ini berbahaya, akan jadi klaster baru di sana. Bahkan bukan hanya COVID ancamannya, penyakit kulit, demam berdarah, dan yang lainnya juga," kata dia.

Lebih lanjut, Zita mengatakan Pansus Banjir DPRD DKI telah membantu pemprov dalam mitigasi. Dia mengatakan penanganan banjir tidak cukup hanya dengan dana besar.

"Jauh sebelum kejadian, kami (DPRD) sudah membantu pemprov lewat Pansus Banjir. Saya sudah sampaikan ke Gubernur strategi ideal mengatasi banjir. Lawan banjir tidak cukup hanya dengan anggaran besar. Tapi komitmen dan alokasi yang tepat sasaran, itu kunci utamanya," katanya.

"Semoga tidak banyak korban dan kerugian, karena pemprov sudah melakukan antisipasi dengan baik. Seperti early warning system, imbauannya terus dilakukan, persiapannya juga cukup baik. Tinggal ke depannya, perlu ditingkatkan komitmen pembenahan infrastruktur, baik itu jangka pendek, menengah, maupun panjang, agar segera Jakarta bisa bebas banjir," sambungnya.

Tonton video 'Banjir Kampung Melayu: 5 RW Terendam, 584 Warga Mengungsi':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2