Round-Up

5 Fakta Wakil Rakyat Jadi Buron Usai Aniaya Warga hingga Hilang Nyawa

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 06 Feb 2021 09:25 WIB
Boby Ade Saputra (Jeka Kampai/detikcom)
Boby Ade Saputra (Jeka Kampai/detikcom)
Jakarta -

Seorang anggota DPRD Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, menjadi buron polisi karena terlibat kasus penganiayaan. Penganiayaan yang dilakukan wakil rakyat ini berujung kematian salah seorang warga bernama Dani Kumara.

Polisi terus memburu tujuh pelaku penganiayaan Dani Kumara (23), warga Dharmasraya, Sumatera Barat, yang menyebabkan korban meninggal dunia. Salah satu pelaku yang sudah ditetapkan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) adalah anggota DPRD Dharmasraya, Boby Ade (34).

"Hingga saat ini Satreskrim masih terus melakukan upaya pencarian terhadap tujuh orang yang sudah ditetapkan sebagai DPO," kata Kapolres Dharmasraya AKBP Aditya Galayudha kepada detikcom, Kamis (4/2/2021).

Polisi juga telah menggeledah rumah para tersangka. Namun para pelaku tidak ditemukan keberadaannya.

"(Polisi) terus mengumpulkan informasi dan melakukan pengintaian terkait keberadaan tujuh orang DPO ini," imbuhnya.

1. Kejadian Juni 2020

Diketahui, BA menjadi buron setelah insiden penganiayaan terhadap Dani Kumara. Insiden terjadi pada Juni 2020 hingga menyebabkan korban tewas.

Dalam aksinya, BA tidak bertindak sendiri. BA menganiaya korban bersama-sama di Koto Ranah, Dharmasraya, terkait tudingan menjual anak salah satu pelaku.

"Dari 11 orang tersangka, Polres Dharmasraya sudah melakukan penangkapan dan penyidikan terhadap empat orang tersangka dan sudah dilakukan proses pengadilan," terangnya.

Aksi pelaku melanggar Pasal 170 ayat (1) dan ayat (2) ke 3 juncto Pasal 351 ayat (3) KUHPidana tentang tindak pidana kekerasan terhadap orang atau penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama yang mengakibatkan matinya orang.⁣

Simak Video: Aniaya Warga hingga Tewas, Anggota DPRD Dharmasraya Jadi Buron!

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3