Dishub DKI Catat Kenaikan Volume Kendaraan-Penumpang Angkutan Umum Selama PPKM

Tiara Aliya Azahra - detikNews
Kamis, 04 Feb 2021 12:05 WIB
Pemprov DKI Jakarta telah memberlakukan pengetatan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sejak kemarin. Begini suasana kawasan Thamrin di hari kedua PSBB ketat.
Ilustrasi suasana lalu lintas di DKI Jakarta saat PSBB ketat. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyampaikan hasil evaluasi penerapan kebijakan pengetatan selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ketat atau pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Hasilnya, terjadi peningkatan volume kendaraan bermotor sebanyak 11,44 persen.

"Volume lalu lintas kendaraan bermotor mengalami peningkatan sebesar 11,44%," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo melalui keterangan tertulis yang diterima detikcom, Kamis (4/2/2021).

Data ini dihimpun sejak 11 Januari 2021 hingga 2 Februari 2021. Adapun data ini membandingkan sejumlah aspek mobilitas masyarakat selama masa PSBB transisi jilid II periode 12-23 Oktober 2020.

Sementara itu, jumlah penumpang harian angkutan umum perkotaan dilaporkan meningkat hingga 8,71 persen dibanding ketika masa PSBB transisi II. Kini jumlahnya mencapai 729.089 penumpang per hari.

"Jumlah penumpang harian angkutan umum perkotaan pada PSBB III adalah 729.089 penumpang per hari mengalami peningkatan sebesar 8,71% dibandingkan pemberlakuan PSBB masa transisi II yang jumlahnya 670.674 penumpang per hari," jelasnya.

Di sisi lain, volume lalu lintas pesepeda serta jumlah angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP) mengalami penurunan.

"Jumlah penumpang harian angkutan AKAP pada PSBB III adalah 4.533 penumpang per hari, mengalami penurunan sebesar 19,98% dibanding saat pemberlakuan PSBB masa transisi II (5.665 penumpang per hari). Volume lalu lintas sepeda mengalami penurunan sebesar 38,70%," ucapnya.