Ma'ruf Amin Dukung Penertiban Pihak-pihak yang Bahayakan Keutuhan Bangsa

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Kamis, 04 Feb 2021 11:43 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin
Wapres Ma'ruf Amin (Foto: dok. Setwapres)
Jakarta -

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menanggapi isu rasisme dan ujaran kebencian di media sosial yang ramai akhir-akhir ini. Ma'ruf Amin juga menjabarkan bahwa pihak yang membahayakan keutuhan bangsa perlu ditertibkan.

Ma'ruf Amin awalnya mengatakan kerukunan dan toleransi harus dijaga untuk membangun stabilitas nasional. Isu toleransi ini, kata Ma'ruf, juga harus dikawal di media sosial.

"Tugas utama kita, tanpa adanya kerukunan dan toleransi, kita tidak akan bisa membangun negara menjadi negara yang maju yang kita inginkan. Salah satunya adalah stabilitas nasional keutuhan bangsa ini harus terus kita jaga," kata Ma'ruf Amin dalam keterangan dari Setwapres, Kamis (4/2/2021).

"Menjadi kewajiban kita untuk terus mengawal ini atas berbagai keriuhan-kericuhan yang ada di media sosial dalam ujaran kebencian," imbuhnya.

Ma'ruf Amin juga menanggapi tudingan ke pemerintah yang dianggap memojokkan kelompok-kelompok Islam yang dikaitkan pelarangan aktivitas Front Pembela Islam (FPI). Ma'ruf Amin mengatakan pemerintah telah memberikan kesempatan kepada semua pihak untuk melakukan aktivitas dan gerakannya untuk mendirikan organisasi sesuai dengan aspirasi.

Namun Ma'ruf mengatakan ada aturan-aturan yang harus dipatuhi oleh organisasi itu. Ma'ruf menyebut, ketika pemerintah melihat ada pelanggaran aturan yang bisa membahayakan keutuhan bangsa, merusak kebinekaan, atau melanggar kesepakatan dalam berbangsa dan bernegara, pemerintah harus melakukan penegakan hukum.

"Kalau kesepakatan ini dilanggar oleh pihak mana pun, siapa saja melakukan pelanggaran dan ini membahayakan keutuhan bangsa, maka saya kira perlu ada penertiban-penertiban. Pendekatannya bukan soal politik, tapi lebih pada penegakan hukum," jelas Ma'ruf.

Selanjutnya
Halaman
1 2