6 Orang Tersangka Asabri Ditahan Kejagung, Ada 2 Eks Dirut

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Senin, 01 Feb 2021 19:16 WIB
Eks Dirut PT Asabri, Sonny Widjaja (Wilda HN/detikcom)
Eks Dirut PT Asabri, Sonny Widjaja (Wilda HN/detikcom)
Jakarta -

Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan 2 mantan Direktur Utama (Dirut) PT Asabri, yakni Adam Damiri dan Sonny Widjaja, serta 4 orang lainnya terkait kasus dugaan korupsi penyimpangan investasi di PT Asabri. Para tersangka langsung ditahan.

Pantauan detikcom pukul 18.54 WIB di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (1/2/2021), Adam dan Sonny beserta 4 tersangka lainnya keluar dengan mengenakan rompi tahanan Kejagung berwarna pink. Tangan Adam dan Sonny dan tersangka lainnya terlihat diborgol dan ditutupi map. Para tersangka kemudian digiring masuk ke mobil tahanan.

Tak banyak kata yang diucapkan Adam dan 5 orang tersangka lainnya saat digiring keluar untuk masuk ke mobil tahanan. Keenam tersangka langsung ditahan selama 20 hari terhitung sejak hari ini.

Para tersangka dibawa terpisah dengan 3 mobil tahanan. Tiap mobil berisi 2 orang.

Eks Dirut PT Asabri, Adam Damiri (Wilda HN/detikcom)Eks Dirut PT Asabri, Adam Damiri (Wilda HN/detikcom)

Diberitakan sebelumnya, hasil investigasi kasus dugaan korupsi PT Asabri mengungkap adanya tujuh calon tersangka yang bakal ditetapkan Kejagung dalam kasus tersebut. Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin berjanji akan membuka terang benderang nama-nama tersangka dalam kasus Asabri.

"Kan kalau calon tersangka itu waktu di DPR sudah kami sampaikan, sementara ini tujuh calon tersangka. Kemudian kami mohon maaf belum bisa menyampaikan siapa-siapanya, tapi nanti setelah ekspose kita akan sampaikan," kata Burhanuddin di Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat (30/1).

Terkait tujuh calon tersangka kasus dugaan korupsi PT Asabri itu awalnya diungkapkan Burhanuddin saat rapat bareng Komisi III di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/1). Namun ia belum menyebutkan ketujuh nama tersangka itu karena masih melakukan pendalaman.

"Dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dana investasi PT Asabri periode 2021-2019. Telah dilakukan pemeriksaan 18 saksi, sudah 7 calon tersangka," kata Burhanuddin dalam rapat kerja bersama Komisi III di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/1).

"Dan masih dapat berkembang lagi karena masih dilakukan pendalaman. Belum dapat kami sampaikan nama-nama tersangkanya," lanjutnya.

Burhanuddin mengungkapkan, kerugian negara akibat dugaan korupsi di Asabri mencapai Rp 22 triliun. Sementara itu, pihaknya telah menyita aset tersangka sebesar Rp 18 triliun. Kejagung masih terus menyelidiki aset-aset tersebut.

"Asetnya masih ada. Yang kemarin sudah kami sita itu sekitar Rp 18 triliun. Itu masih ada, sehingga kami akan lacak terus," ujarnya.

Tonton video 'Duduk Perkara Dugaan Korupsi PT Asabri, Negara Rugi Rp 23,7 T':

[Gambas:Video 20detik]



(whn/jbr)