Round-Up

Sindiran 'ABG Baperan' saat Lari Pagi Diributkan Sandi-Putra Nababan

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 29 Jan 2021 07:31 WIB
Lomba lari bertajuk Heritage Run digelar di Kota Tua, Jakarta, Minggu (25/3/2018),
Foto: Sandiaga Uno (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dan anggota Komisi X DPR Putra Nababan saling lempar pernyataan soal lari pagi hingga menuai polemik. Perihal lari pagi ini tak berhenti hanya di antara Sandiaga dan Putra Nababan. Keributan yang ditimbulkan mendapatkan sindiran seperti 'ABG baperan'.

Keribuatan Sandiaga dengan Putra Nababan diawali gegara posting-an Sandi di akun media sosial yang dianggap mem-framing anggota Komisi X DPR tak bisa bangun pagi dan lari pagi. Posting-an Sandiaga Uno ini sebenarnya sudah dihapus. Namun Putra Nababan bersikeras meminta Sandiaga memberikan klarifikasi.

"Dari 50 lebih anggota Dewan di Komisi X, hanya 2 yang hari ini menerima ajakan lari pagi saya sembari meninjau usaha-usaha ekonomi kreatif yang ada di kawasan GBK. Untuk komisi X yang lain saya dan Bu @dewicoryati tunggu di hari Selasa depan. Kita olahraga sambil bertukar pikiran untuk menggarap potensi lapangan kerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Sampai jumpa!" kata @sandiuno di Instagram pribadinya, seperti disampaikan kembali Putra Nababan, Rabu (27/1/2021).

Bagi Putra, apa yang unggahan Sandiaga di Instagram dan Twitter langsung jadi obrolan masyarakat. Warganet, kata Putra Nababan, langsung melabel anggota Komisi X DPR lebih banyak tidur dan tidak bekerja.

Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Putra Nababan.Foto: Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Putra Nababan. (Dok. instagram @putranababan74)

Posting-an @sandiuno sempat ditonton 158.408 kali tayangan. Namun, kata Putra Nababan, Sandiaga bergegas menghapus dua posting-an itu dan dia meminta Sandiaga memberi klarifikasi.

"158 ribu lebih masyarakat yang sudah membaca unggahan itu pasti berpikir anggota Komisi X tidak memenuhi undangan lari pagi dan tidak berkenan melihat langsung usaha ekonomi kreatif, padahal undangannya fiktif dan rekayasa saja. Jadi kebohongan publik ini harus diklarifikasi," katanya.

Putra mengingatkan Sandi berhenti memberi framing negatif kepada anggota Komisi X DPR dengan sebutan tidak bisa bangun pagi. Menurutnya, sebaiknya Sandiaga menjaga hubungan baik dengan para anggota Komisi X DPR.

"Sandi harusnya sadar dirinya adalah pembantu Presiden Jokowi. Dia harus berhenti menciptakan sensasi-sensasi politik kosong dengan memberikan bingkai framing negatif terhadap mitra kerjanya, seolah-olah 50 lebih anggota Komisi X tidak bisa bangun pagi dan lari pagi serta tidak mau ikut menyaksikan usaha ekonomi kreatif di Gelora Bung Karno" kata Putra Nababan.

Tak berhenti hanya mengingatkan Sandiaga, Putra Nababan lalu menyindir Sandiaga yang katanya sering bermain media sosial. Putra Nababan meminta Sandiaga lebih banyak melakukan kerja nyata bersama jajaran kementeriannya.

"Dari yang kami amati di media sosial, menteri yang satu ini rajin sekali bermedsos. Sehari bisa tiga sampai empat kali posting. Ini jadi pertanyaan kita sebenarnya apa yang sudah dikerjakan olehnya? Rasanya kok tidak banyak ya dan hanya terus-menerus mencari sensasi agar mendapat simpati di media sosial," kata Putra.

Juru Bicara (Jubir) Sandiaga Uno, Kawendra Lukistian, menangkis pernyataan Putra Nababan untuk tidak terbawa perasaan atau baper. Posting-an Sandiaga, kata Kawendra, hanyalah sebuah candaan.

"Seharusnya santai saja, nggak perlu baper, nggak perlu lebay, ah! Itu sekedar jokes. Tapi karena menghargai teman-teman Dewan, jadi sudah dihapus posting-annya," kata Kawendra kepada wartawan.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Tonton juga video 'Singgung Sandiaga, PPP Tampik Pilkada 2022 Demi Anies ke Pilpres':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2