ADVERTISEMENT

Round-Up

Babak Anyar Kasus Mahasiswi Diperkosa Bergilir oleh 3 Pria di Makassar

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 29 Jan 2021 06:41 WIB
7 Orang yang diamankan terkait pemerkosaan mahasiswi secara bergiliran di Makassar (Hermawan-detikcom).
Foto: Sejumlah orang yang diamankan di Polsek Panakkukang usai mahasiswi diperkosa bergilir (Hermawan-detikcom).

Reski mengungkapkan, lamanya kasus ini bergulir membuat korban dan keluarganya cukup lelah menghadapi. Apalagi, korban kerap mendapatkan ancaman hingga akhirnya tim pendamping hukum berkoordinasi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

"Karena proses yang berlarut melelahkan untuk korban dan keluarga, apalagi banyak pihak yang mendatangi, mengancam, soal kasusnya. Kami juga koordinasi dengan LPSK soal ini dan agar mereka bisa mendorong restitusi," jelas Resky.

Untuk diketahui, usai polisi menetapkan 3 pria sebagai tersangka kasus ini, LBH Makassar mendorong polisi untuk mengusut tersangka lain, termasuk dugaan keterlibatan wanita inisial SN yang mengajak korban menginap di hotel saat kejadian.

"Sebenarnya koordinasi terakhir kami dengan penyidik, juga penyidik tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka yang lain," kata Rezky kepada detikcom pada Jumat, 30 Oktober 2020 lalu.

7 Orang yang diamankan terkait pemerkosaan mahasiswi secara bergiliran di Makassar (Hermawan-detikcom).Foto: Wanita inisial SN saat diamankan bersama 6 pria usai mahasiswi inisial EA digilir 3 pria (Hermawan-detikcom).

Menurut Rezky, fakta bahwa penetapan tersangka sejauh ini hanya 3 orang terjadi karena polisi hanya fokus melihat eksekutor yang melakukan pemerkosaan. Namun pada dasarnya, empat orang saksi sebenarnya juga memiliki peran masing-masing.

"Dan kami melihat juga dari kronologi yang kami dapat, sangat mungkin ada tersangka tambahan, ada pasal yang bisa terpenuhi walaupun misalnya dia tidak melakukan pemerkosaan tapi misalnya membantu melakukan, membantu perbuatan itu bisa terjadi, itu juga bisa terjerat pidana," beber Rezky.

Saat itu LBH Makassar juga menyebut memiliki bukti tambahan terkait dugaan tersangka lain termasuk dugaan keterlibatan wanita SN.

"Dari kami ada bukti-bukti yang bisa kami ajukan, ini yang dikoordinasikan ke penyidik tentang bukti-bukti itu," katanya.

"Jadi tidak hanya yang 3, tapi itu tadi (ada tersangka tambahan), SN dan kemungkinan ada tersangka yang lain," tuturnya.


(nvl/aik)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT