Para Jenderal Mengenang Wismoyo Arismunandar yang Berpulang

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Kamis, 28 Jan 2021 21:39 WIB
Jenazah Wismoyo Arismunandar tiba di Giribangun
Jenazah Wismoyo Arismunandar tiba di Giribangun. (Foto: Andika Tarmy/detikcom)
Jakarta -

Wafatnya Jenderal TNI (Purn) Wismoyo Arismunandar menyisakan duka mendalam. Sosok mantan KSAD yang gigih dan berhati lembut ini menjadi kenangan.

Wismoyo Arismunandar meninggal dunia di Rumah Sakit Pondok Indah pada Kamis 28 Januari 2021 pukul 04.29 WIB dini hari.

Jenazah Wismoyo Arismunandar disemayamkan di kediaman Jl Gempol No 10 Raya Bambu Apus, Jakarta Timur. Selanjutnya jenazah Wismoyo Arismunandar dimakamkan ke Giribangun, Solo.

Jenazah Wismoyo Arismunandar tiba di kompleks Astana Giribangun sekitar pukul 13.45 WIB, Kamis (28/1/2021). Tampak istri Wismoyo, Siti Hardjanti, ikut serta, disambut oleh Titiek Soeharto.

Peti jenazah tampak dalam balutan bendera merah putih, disambut para prajurit Kopassus yang telah menunggu.

Setibanya di Giribangiun, jenazah Wismoyo Arismunandar disalatkan di masjid Giribangun yang berada persis di sebelah kompleks makam.

Saat ini prosesi salat jenazah sudah selesai dilakukan. Peti jenazah dibawa ke Cungkup Argosari Astana Giribabgun untuk dimakamkan secara militer.

Kepergian Wismoyo Arismunandar menorehkan duka bagi para jenderal. Mereka pun mengenang sosok mantan Ketua KONI itu.

Sutiyoso: Wismoyo Arismunandar Berpenampilan Sangar Tapi Perasa

Letjen TNI (Purn) Sutiyoso turut berdukacita atas wafatnya Jenderal TNI (Purn) Wismoyo Arismunandar. Sutiyoso mengaku sangat dekat Wismoyo, jenderal TNI yang menurutnya berpenampilan sangar tapi sebetulnya perasa.

"Saya amat dekat dengan almarhum Bapak Wismoyo. Kedekatan saya baik secara kedinasan maupun pribadi. Lama bersama di Kopassus, dan saat beliau jadi Pangkostrad, saya pun ditarik sebagai pembantu utamanya menjadi Asops Kostrad," kata Sutiyoso kepada wartawan, Kamis (28/1/2021).

"Setiap kunjungan ke LN, kami selalu bertiga, Pak Wis, saya, dan Prabowo (Menhan saat ini)," imbuhnya.

Kedekatan Sutiyoso dengan Wismoyo Arismunandar tidak hanya terjalin saat keduanya masih aktif di TNI. Sutiyoso menyebut masih membantu saat Wismoyo purnatugas dari TNI.

Sutiyoso tak memungkiri Wismoyo Arismunandar memiliki perawakan yang sangar. Namun, menurut mantan Pangdam Jaya itu, Wismoyo Arismunandar sebetulnya memiliki hati yang lembut.

"Berpenampilan sangar dan keras, banyak orang tidak tahu kalau hatinya lembut dan perasa," ucapnya.

Selain itu, Wismoyo Arismunandar dikenal sebagai jenderal yang berpegang teguh terhadap profesionalisme. Itu yang menurut Sutiyoso selalu ditekankan Wismoyo Arismunandar dalam membina prajurit TNI.

Sutiyoso tak memungkiri kehilangan sosok Wismoyo Arismunandar dan berharap yang terbaik untuk mantan KSAD itu.

Luhut Binsar-Panglima TNI Kirim Karangan Bunga ke Giribangun

Puluhan karangan bunga duka cita berderet di halaman Astana Giribangun. Pantauan detikcom, Kamis (28/1/2021), puluhan karangan bunga duka cita atas meninggalnya Wismoyo terus berdatangan. Karangan bunga tersebut berjejer di pintu masuk kompleks Astana Giribangun, hingga bagian samping Cungkup Argosari.

Beberapa karangan bunga di antaranya dari Menko bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa, dan Kepala BIN Jenderal TNI (Purn) Budi Gunawan.

KONI Pun Berduka

Kepergian Wismoyo Arismnandar juga meninggalkan duka di Indonesia. Termasuk di dunia olahraga. Dalam kariernya, almarhum juga dekat dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

"Semoga almarhum diampuni dosa-dosanya dan diterima amal ibadahnya serta mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT," ucap Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman.

"Bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan dan ketabahan, Amin," sambungnya.

Melansir lebih jauh laman resmi KONI, Wismoyo Arismnandar adalah Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat yang ketiga. Ia menempati posisi tersebut setelah Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Jenderal (Purn.) Surono.

Wismoyo Arismunandar memimpin KONI Pusat selama dua periode yakni pada 1995-1999 dan 1999-2003. Periode pertamanya menempati posisi itu dijabat ketika masih menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).

Salah satu peninggalan penting Wismoyo Arismunandar semasa era kepemimpinannya di KONI Pusat adalah Lagu Mars Patriot Olahraga, "yang mana hingga saat ini terus dikumandangkan pengurus, pembina hingga atlet pada berbagai kegiatan."

Disebutkan lebih lanjut, semangat yang digelorakan Mars Patriot Olahraga diharap memberikan atlet motivasi ekstra dalam mengejar prestasi olahraga. Lagu Mars Patrio Olahraga sendiri diciptakan oleh Melky Goeslaw sedangkan liriknya oleh Wismoyo.

Di KONI Pusat, Wismoyo Arismunandar dikenang sebagai sosok gigih. Itu tak lepas dari perjuangannya ketika merasakan terbatasnya dukungan dana.

Tak cuma itu, Wismoyo Arismunandar juga menyiapkan Program Garuda Emas yang berhasil mengantarkan Indonesia melanjutkan tradisi emas di Olimpiade Sydney tahun 2000 dan peringkat 14 Asian Games XIII di Busan, Korea Selatan tahun 2002.

"Ada pula prestasi di tingkat Asia Tenggara seperti Juara Kedua SEA Games XVIII Chiang Mai tahun 1995, Juara SEA Games XIX di Jakarta tahun 1997, Juara Ketiga SEA Games XX Bandar Seri Begawan tahun 1999, Juara Ketiga SEA Games XXI Kuala Lumpur tahun 2001."

Prabowo Kirim Karangan Bunga ke Ndalem Kalitan

Sementara di Ndalem Kalitan, Kota Solo, nampak karangan bunga duka cita dari Menhan Prabowo Subianto. Selain dari Prabowo, terdapat pula karangan bunga Komandan Batalyon 22 Grup 2 Kopassus Kandangmenjangan, Kartosuro.

Seperti diketahui, Wismoyo adalah suami dari Siti Hardjanti yang masih merupakan adik kandung dari ibu negara Ibu Tien Soeharto. Menurut petugas keamanan Ndalem Kalitan, jenazah Wismoyo Arismunandar tidak disemayamkan di Ndalem Kalitan, rumah keluarga Soeharto itu.

Jenazah langsung dimakamkan di Astana Giribangun, tempat Soeharto dan Tien dimakamkan.

(aan/idn)