Vaksinasi Corona di RS USU Dimulai, 117 Nakes Disuntik Bertahap

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 20 Jan 2021 20:41 WIB
Proses penyuntikan vaksin Corona untuk tenaga kesehatan di RS USU (dok. Istimewa)
Proses penyuntikan vaksin Corona untuk tenaga kesehatan di RS USU. (Foto: dok. Istimewa)
Medan -

Tenaga kesehatan di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (USU) mulai disuntik vaksin Corona. Ada 117 orang tenaga kesehatan (nakes) yang disuntik vaksin secara bertahap.

Penyuntikan vaksin Corona digelar pada Rabu (20/1/2021). Vaksinasi tahap pertama rencananya digelar selama 3 hari dengan batas 45 orang tenaga kesehatan yang disuntik vaksin per harinya.

Dirut RS USU, Syah Mirsya Warli, mengatakan pihaknya mendapat 354 unit vaksin. Vaksin tersebut bakal digunakan untuk 117 orang peserta.

"Semalam sudah datang sejumlah 354 unit vaksin yang akan dibagi dalam dua kelompok. Dalam tahap ini ada 177 peserta yang melakukan vaksinasi di RS USU," ujar Syah Mirsya.

Para tenaga kesehatan yang akan mengikuti vaksinasi diharuskan melakukan registrasi dan screening lebih dulu. Setelah dinyatakan memenuhi syarat, para tenaga kesehatan tersebut disuntik vaksin di ruangan yang telah ditentukan.

Syah Mirsya mengatakan penyuntikan vaksin dilakukan secara bertahap. Tahan kedua akan dilaksanakan pada 3 Februari 2021.

"Pelaksanaan ini dilakukan secara bertahap. Selagi vaksin masih ada kita akan tetap mempersiapkan semua pelaksanaan vaksinasi untuk nakes, terutama sivitas akademika USU dan juga masyarakat Sumut," ucapnya.

Para tenaga kesehatan yang telah disuntik vaksin diarahkan ke ruang observasi. Mereka diminta menunggu selama 30 menit untuk melihat reaksi dari penyuntikan vaksin Corona terhadap tubuh.

"Para nakes ini akan diarahkan ke ruang observasi jadi paling minimal itu mereka menunggu selama 30 menit untuk melihat reaksi, tapi sejauh ini belum ada," katanya.

Syah Mirsya juga berharap vaksinasi bisa segera dilakukan terhadap guru dan dosen. Tujuannya, kata Syah Mirsa, agar belajar tatap muka bisa segera digelar.

"Kita harapkan dengan vaksinasi ini pandemi ini dapat bisa kita lewati agar bisa menghadapi kegiatan secara normal dan juga kita harapkan jumlah vaksin semakin banyak dengan menjadi sasaran kedua, yaitu guru dan dosen. Sehingga kalau ini berjalan dengan baik, kita harap perkuliahan di USU bisa segera dilakukan secara tatap muka tidak lagi dengan online," tuturnya.

(haf/haf)