Round-Up

Terungkap Akal-akalan Pemalsu Swab Test Pakai Format Surat dari Lab

Tim detikcom - detikNews
Senin, 18 Jan 2021 23:34 WIB
Polresta Bandara Soetta Tangkap 15 Pemalsu Surat Swab Test
Polresta Bandara Soetta Tangkap 15 Pemalsu Surat Swab Test (Adhyasta Dirgantara/detikcom)
Jakarta -

Polres Bandara Soekarno-Hatta mengungkap pemalsuan surat swab PCR oleh 15 pelaku. Para pelaku menggunakan format file PDF yang datanya dipalsukan yang kemudian diperjualbelikan ke calon penumpang pesawat.

Dirangkum detikcom, pemalsuan swab test PCR ini melibatkan 15 pelaku yakni MHJ, M alias A, ZAP, DS alias O, U alias B, AA, U alias U, YS, SB, S, S alias C, IS, CY alias S, RAS, PA. Salah satunya berinisial U alias B yang disebut-sebut pegawai fasilitas rapid test dari perusahaan farmasi.

"Yang kedua, aktor intelektualnya adalah saudara U alias B. Dia adalah pegawai fasilitas daripada rapid test di PT Kimia Farma. Saudara U inilah yang punya PDF mana kira-kira... karena dia orang dalam. Dia tahu mana yang boleh," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam jumpa pers di Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Senin (18/1/2021).

Sindikat ini beroperasi sejak Oktober 2020. Mereka mengaku sudah membuat 200 lembar surat swab test palsu.

"Kita sudah lakukan pendalaman, pengakuan dari saudara DS itu sekitar 200 orang lebih dari bulan Oktober (2020)," imbuh Yusri.

"Tapi kami tidak percaya. Karena masih plin-plan. Seperti yang ditanyakan jawabannya 150, setelah kita lihat data sementara itu 200 orang lebih. Bahkan ini bisa lebih lagi," sambungnya.

Dalam satu hari, disebut Yusri, para pelaku bisa memproduksi 20-30 surat swab bebas COVID-19 palsu. Jika dikalkulasikan sejak Oktober 2020 sampai Januari 2021, maka jumlah pemesan bisa mencapai 1.000 orang.

"Karena dia membuat setiap hari dia buat surat ini sekitar 20-30 setiap hari. Coba kita hitung, 20-30 rata-rata sehari. Itu masih kita masih dalami. Kalau sudah dari Oktober, sampai Januari sudah bisa hampir 1.000," beber Yusri.

Yusri memperkirakan, para pelaku mencapai keuntungan setengah miliar dari pemalsuan surat swab test tersebut.

"Dengan keuntungan Rp 1 juta per surat, kita rata-rata 500 orang saja sudah setengah miliar keuntungan yang dicapai," tandasnya.

Simak modus operandi para pelaku di halaman selanjutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2 3