Pasutri di Mamuju Jadi Korban Gempa M 6,2, Ditemukan Tewas Berpelukan

Abdy Febriady - detikNews
Jumat, 15 Jan 2021 21:03 WIB
Basarnas evakuasi korban gempa Mamuju, Sulbar (Foto: dok Basarnas)
Basarnas mengevakuasi korban gempa Mamuju, Sulbar (Foto: dok. Basarnas)
Mamuju -

Tim gabungan terus berupaya melakukan pencarian dan penyelamatan (search and rescue atau SAR) korban gempa bumi magnitudo (M) 6,2. Tim mencoba membongkar reruntuhan bangunan di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).

Tim SAR menemukan pria bernama Bahranto (50) dalam kondisi berpelukan dengan istrinya. Tim SAR menemukan korban di salah satu reruntuhan bangunan di Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Mamuju, Sulbar, pada Jumat (15/1/2021).

Seorang warga bernama Sulasmi mengatakan kedua korban bekerja sebagai pengusaha rumah makan. Sulasmi adalah rekan pasangan suami-istri (pasutri) tersebut.

"Mereka buka warung, hampir semua orang di Mamuju kenal," kata Sulasmi kepada wartawan di lokasi reruntuhan.

Dalam operasi SAR, petugas juga mengerahkan sebuah alat berat. Sulasmi mengatakan Bahranto dan istrinya belum lama menempati bangunan rumah toko (ruko) yang terdampak gempa tersebut.

"Bangunan rukonya belum lama disewa, nilainya Rp 55 juta untuk 1 tahun. Baru lima hari pindah ke sana, tiga hari proses pembenahan dan dua hari terakhir sudah difungsikan sebagai warung," terangnya.

Diketahui, kedua korban meninggal dua orang anak yang menempuh pendidikan di daerah Jawa. Selain itu, dua karyawan rumah makan milik korban juga diketahui tertimbun. Petugas masih berupaya mencari korban di reruntuhan bangunan.

Sementara itu, seorang warga lain, Habib, mengemukakan, Bahranto merupakan sosok yang periang dan mudah bergaul.

"Semua orang di Mamuju kenal, apalagi dia hobi merawat burung. Selama ini dia punya prinsip, jika merawat burung itu kewajiban, sementara mencari uang itu hobi," kata Habib.

Hingga saat ini, dilaporkan ada 15 ribu warga mengungsi akibat gempa di Majene. Selain itu, tercatat 35 orang meninggal dan 637 orang mengalami luka-luka akibat gempa bumi di Mamuju dan Majene.

Saat ini petugas gabungan masih melakukan upaya pencarian dan penyelamatan korban. Dilaporkan guncangan gempa juga mengakibatkan bangunan, termasuk kantor Gubernur Sulbar, mengalami kerusakan.

Simak video 'Sejarah Gempa di Sulbar: Tahun 1969 Pernah Picu Tsunami':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)