Round-Up

Peta Sikap 9 Fraksi DPR Soal Komjen Listyo Sigit Jadi Calon Kapolri

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Kamis, 14 Jan 2021 05:36 WIB
Indonesia Police Watch (IPW) mengembuskan peta bursa calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis yang bakal pensiun 6 bulan lagi. Siapa saja yang masuk bursa?
Foto: Lamhot Aritonang/detikcom
Jakarta -

Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi calon Kapolri tunggal pilihan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dukungan, kritik hingga tantangan untuk Komjen Listyo Sigit mengalir dari kalangan Dewan di Senayan.

Komjen Listyo Sigit bakal menjadi pengganti Jenderal Idham Azis yang memasuki masa pensiun. Komjen Listyo Sigit Prabowo merupakan salah satu nama yang direkomendasikan Kompolnas dan merupakan calon tunggal Kapolri.

Disetornya nama Komjen Listyo Sigit disampaikan oleh Ketua DPR Puan Maharani di gedung DPR, Rabu (13/1). Surat presiden untuk calon Kapolri dikirimkan ke DPR hari ini langsung oleh Mensesneg Pratikno.

Istana berharap DPR segera menyelesaikan proses terkait Kapolri baru. Proses di DPR memiliki waktu 20 hari.

Menanggapi calon kapolri baru, sejumlah anggota DPR bersuara. Mayoritas mereka mendukung Komjen Listyo Sigit karena dinilai sarat prestasi dan reformis. Ada juga anggota Dewan yang menanti gagasan calon Kapolri demi perubahan di tubuh Polri.

Berikut peta dukungan untuk calon Kapolri Listyo Sigit dari Senayan:

PDIP: Komjen Listyo Sigit Aset Terbaik Polri

Selain aset terbaik Polri, Listyo disebut sosok yang sederhana dan rendah hati.

"Saya melihat pilihan Pak Jokowi ke Komjen Listyo Sigit sangat tepat dan cukup beralasan dan diambil melalui suatu proses pencermatan yang mendalam melalui suatu keputusan keputusan yang matang dan telah mempertimbangkan banyak hal serta pastinya merupakan keputusan yang terbaik," kata Arteria dalam keterangannya, Rabu (13/1/2021).

Politikus PDIP ini mengatakan Listyo sebagai aset terbaik Polri selain 4 calon lainnya. Selain itu, Arteria berpandangan Listyo sebagai sosok yang mampu mengontrol emosi dan tidak senang menonjolkan diri.

Arteria juga menyebut Listyo sebagai sosok yang menjalankan misi reformasi di institusi Polri. Selain rekam jejak yang baik, Listyo juga dinilai memiliki kompetensi di bidang apapun.

Menurut Arteria, ada kedekatan antara Jokowi dan Listyo. Jokowi merasa aman dan nyaman ketika Listyo menjadi ajudannya.

"Presiden merasa 'nyaman' dan 'aman' dengan Mas Sigit. Beliau 'terlayani dengan baik' dan Mas Sigit sepertinya paham betul apa yang menjadi keinginan Pak Jokowi. Ini yang menjadi pembeda dibandingkan dengan kompetitor yang lain," imbuhnya.

Kemudian, Arteria tidak sepakat kalau pemilihan Listyo ini merusak tatanan Polri. Sebaliknya, dia menilai Listyo mampu menjawab tantangan untuk membenahi Polri.

PPP: Komjen Listyo Sigit Sosok yang Mau Mendengarkan

PPP menghormati keputusan Jokowi yang menunjuk Komjen Listyo Sigit sebagai calon Kapolri. Komjen Listyo Sigit merupakan sosok yang mau mendengarkan dan tidak mempermasalahkan

"PPP menghormati keputusan Presiden Jokowi yang telah menunjuk Komjenpol LSP sebagai calon Kapolri dan mengirimkannya kepada DPR untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan. Selama ini kami di PPP juga berkomunikasi dengan baik dengan Komjenpol LSP, bahkan sejak beliau menjadi Kapolres Pati, Kapolda Banten, dan pada saat ini sebagai Kabareskrim Mabes Polri," kata anggota Komisi III Fraksi PPP Arsul Sani kepada wartawan, Rabu (13/1/2021).

Menurut Arsul, Komjen Listyo Sigit merupakan sosok yang mau mendengarkan masukan dari berbagai pihak.

Sekjen PPP itu tidak mempermasalahkan angkatan Komjen Listyo Sigit Prabowo yang lebih muda dari kandidat calon Kapolri lainnya.

PPP meyakini Komjen Listyo Sigit Prabowo dapat mengatasi soal senioritas di tubuh Korps Bhayangkara sebab dinilai mau menyerap aspirasi.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3