Daftar Kasus Besar yang Diungkap Komjen Listyo Sigit Saat di Bareskrim

Audrey Santoso - detikNews
Rabu, 13 Jan 2021 15:20 WIB
Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengumpulkan Direktur Reserse Kriminal Umum hingga Kasubdit I/Kamneg Polda se-Indonesia
Calon tunggal Kapolri pilihan Presiden Jokowi, Komjen Listyo Sigit Prabowo (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Polri mencatat sederet kasus besar yang diungkap Bareskrim Polri selama dipimpin Komjen Listyo Sigit Prabowo. Polri menyebut calon tunggal Kapolri itu tak hanya berhasil mengungkap kasus besar, tapi juga melakukan pembenahan di lingkup internal dan mengawal kebijakan pemerintah.

"Bareskrim juga mengawal seluruh kebijakan pemerintah dengan membentuk beberapa Satuan Tugas (Satgas), di antaranya Satgas Pangan, Satgas Migas, Satgas Kawal Investasi," dalam keterangan tertulis Divisi Humas Polri pada Rabu (13/1/2021).

Polri mencatat, awal bertugas memimpin Bareskrim, Komjen Sigit mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan. Kala itu, Komjen Sigit baru 12 hari menjabat Kabareskrim.

Berikut daftar kasus besar yang diungkap Bareskrim Polri selama dipimpin Komjen Sigit, berdasarkan catatan Divisi Humas Polri:

- Setelah mengungkap kasus Novel Baswedan, Bareskrim Polri melimpahkan tahap II kasus tersangka dan barang bukti kasus dugaan korupsi Kondensat PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), ke Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah dinyatakan lengkap atau P21. Untuk diketahui, kasus ini sudah bergulir sejak 2015 lalu dan mangkrak lama lantaran adanya kendala non-teknis.


Dalam pengadilan, Honggo divonis 16 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan. Sementara dua tersangka lainnya Raden Priyono dan Djoko Harsono divonis 4 tahun penjara ditambah denda Rp200 juta subsider 2 bulan.

-Tak berhenti sampai di situ, Bareskrim menunjukkan penegakan hukum tak pandang bulu dan mewujudkan komitmen dalam melakukan pembenahan internal lewat penangkapan buronan terpidana kasus hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra pada 30 Juli 2020. Bahkan, dalam hal ini, Komjen Sigit memimpin langsung tim ke Malaysia guna menangkap Djoko Tjandra.

Dalam kasus Djoko Tjandra, dua oknum jenderal, yakni Brigjen Prasetijo Utomo dan Irjen Napoleon Bonaparte, diproses hingga tahap sidang terbuka di pengadilan.

Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo dalam jumpa pers penetapan tersangka Brigjen Prasetijo Utomo (YouTube Tribrata TV Humas Polri)Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo dalam jumpa pers penetapan tersangka Brigjen Prasetijo Utomo (YouTube Tribrata TV Humas Polri)

Simak kasus-kasus besar yang diungkap Bareskrim selama dipimpin Komjen Sigit.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3