Warga Purwokerto Ini Andalkan JKN-KIS untuk Berobat Syaraf Kejepit

Yudistira Imandiar - detikNews
Kamis, 31 Des 2020 13:14 WIB
BPJS Kesehatan
Foto: Dok. BPJS Kesehatan
Jakarta -

Sakit pinggang yang kerap dirasakan Musriyani ternyata bukan penyakit biasa. Setelah diperiksa dokter, diketahui Musriyani mengalami masalah syaraf kejepit.

Suatu hari di tahun 2015, ketika sedang beraktivitas mengerjakan pekerjaan rumah tangga, tiba-tiba wanita berusia 45 tahun merasakan sakit hebat di pinggangnya sampai tidak bisa berjalan. Ia lantas berobat dan dirujuk ke salah satu rumah sakit swasta di Purwokerto.

"Saat itu pinggang saya sakit tidak karuan, kaki kesemutan dan terasa dingin lalu saya diantar anak saya untuk diperiksakan ke salah satu Puskesmas di Purwokerto. Selanjutnya dari Puskesmas saya dirujuk ke rumah sakit untuk pengobatan lebih lanjut, beruntungnya saya sudah memiliki JKN-KIS yang mendampingi pengobatan saya," kata Musriyani dikutip dalam keterangan tertulis, Kamis (31/12/2020).

Saat ini merupakan tahun kelima bagi Musriyani menjalani pengobatan rawat jalan dengan kontrol satu bulan sekali di rumah sakit. Untuk pembiayaan, Musriyani memanfaatkan tanggungan dari program JKN-KIS. Ia bersyukur sebagai peserta JKN-KIS segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas tiga, tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk pengobatannya.

"Karena rutin dikontrol oleh dokter spesialis saraf dan minum obat teratur Alhamdulillah rasa sakitnya tidak bertambah parah dan saya bisa beraktivitas sehari-hari seperti biasa lagi. Peserta JKN-KIS lainnya seperti saya pasti juga merasa beruntung karena kesehatannya ada yang menjamin setiap saat," ungkapnya.

Musriyani bercerita selama pengobatan syaraf kejepitnya, ia menjalani fisioterapi, konsultasi dengan dokter saraf dan mendapat sejumlah obat yang keseluruhan biayanya ditanggung oleh JKN-KIS. Musriyani mengaku tidak direpotkan dengan surat rujukan dari Puskesmas untuk kontrol di rumah sakit.

"Saya berharap rasa sakit yang dapat muncul tiba-tiba ini terus membaik dan JKN-KIS terus dapat melindungi kesehatan saya dan keluarga," harapnya.

(akn/ega)