Kapolda Ingatkan FPI Sulsel Setop Kegiatan Usai Ada Larangan Pemerintah

Hermawan Mappiwali - detikNews
Rabu, 30 Des 2020 18:52 WIB
Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Merdisyam (Hermawan-detikcom).
Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Merdisyam (Hermawan/detikcom)
Makassar -

Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Merdisyam mengingatkan anggota Front Pembela Islam (FPI) di wilayahnya menghentikan segala kegiatan usai pemerintah mengeluarkan larangan. Polda Sulsel akan mengambil tindakan jika FPI Sulsel masih berkegiatan.

"Ada langkah-langkah secara preventif dan represif. Kita mengimbau untuk mentaati SKB (Surat Keputusan Bersama Larangan Kegiatan FPI) tersebut. Tentunya dengan dikeluarkan SKB tersebut merupakan suatu keputusan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah dan ini yang tentu harus kita laksanakan," ujar Irjen Merdi di Markas Dirpolairud Polda Sulsel, Jalan Ujung Pandang, Makassar, Rabu (30/12/2020).

Meski demikian, Merdi yakin anggota FPI di Sulsel akan memahami dan mematuhi keputusan pembubaran FPI oleh pemerintah.

"Kita tahu tadi sudah dikeluarkan SKB oleh pemerintah terkait dengan menyatakan organisasi FPI tidak terdaftar, dan menghentikan kegiatan-kegiatannya. Kita Polri dalam hal ini tentunya, di dalam SKB ini fungsinya adalah mendukung dan menegakkan SKB untuk berlaku," katanya.

Dia mengimbau anggota FPI mematuhi keputusan yang telah dibuat pemerintah. Dia mengatakan akan mengambil tindakan jika masih ada kegiatan yang mengatasnamakan FPI.

"Jangan memaksakan untuk melanggar pada aturan tersebut. Karena secara tegas ini aturan negara, aturan pemerintah. Kita sebagai yang menegakkan aturan tersebut, kita juga mengimbau masyarakat agar memahami kenapa aturan tersebut dikeluarkan," tegasnya.

FPI Sulsel merespons keputusan pemerintah melarang kegiatan, penggunaan simbol dan atribut, serta penghentian kegiatan FPI. Simak selengkapnya di halaman selanjutnya>>>

Selanjutnya
Halaman
1 2