Wisma Isolasi-RS Rujukan COVID-19 di Cilegon Penuh

M Iqbal - detikNews
Senin, 28 Des 2020 15:43 WIB
Plt Kadinkes Cilegon, Dana Sujaksani
Plt Kadinkes Cilegon, Dana Sujaksani. (Iqbal/detikcom)
Cilegon -

Wisma isolasi dan rumah sakit (RS) rujukan pasien COVID-19 di Cilegon, Banten, penuh. Dinas Kesehatan (Dinkes) Cilegon bakal menyurati 2 RS untuk menyediakan ruang isolasi.

Kedua RS yang bakal dijadikan tempat isolasi pasien COVID-19 adalah RSUD Cilegon dan RS Kurnia. RSUD Cilegon selama ini memang merawat pasien bergejala COVID-19, tapi tidak untuk pasien berstatus orang tanpa gejala (OTG). Sedangkan RS Kurnia tidak dijadikan rujukan untuk pasien COVID-19.

"Sebetulnya yang bergejala dirujuk ke sana (RSUD Cilegon) tapi kan selama ini kan RSUD penuh juga, RSKM penuh juga. Kita akan dorong ke sana (isolasi) makanya saya sudah buat surat ke RSUD untuk bisa menyiapkan ruang khusus isolasi," kata Plt Kadinkes Cilegon, Dana Sujaksani, saat dikonfirmasi, Senin (28/12/2020).

Ruang isolasi maupun ruang perawatan pasien Corona di RS Krakatau Medika (RSKM) dan RSUD saat ini kondisinya tidak bisa menampung pasien COVID-19. Begitu juga wisma isolasi di Trans Hotel.

"Kalau RSKM kan sudah ada tuh (ruang isolasi), tinggal sekarang RSUD sama RS Kurnia kita dorong ke sana karena terus terang saat ini kita kekurangan, di Trans Hotel sudah penuh yang di RSKM juga penuh, tinggal kita dorong RSUD dan Kurnia untuk menyiapkan ruang isolasi untuk pasien COVID," ujarnya.

Dana mengatakan pihaknya tidak bisa secepatnya menyediakan ruang isolasi di dua rumah sakit tersebut. Masalahnya, ada pada persiapan pihak rumah sakit untuk menyediakan ruang isolasi lantaran ada spesifikasi khusus.

"Secepatnya lah, karena nggak gampang juga untuk menyiapkan itu karena ada spesifikasi khusus, makanya harus disiapkan dulu sama mereka," kata dia.

Data Dinkes Cilegon, kasus penyebaran COVID-19 di Cilegon per Minggu (27/12) mencapai 1.720 kasus. Dari jumlah tersebut, 1.532 dinyatakan sembuh, 120 dirawat, dan 68 meninggal dunia.

(jbr/jbr)