PDIP Minta Ketua Paluta yang Masuk DPO Kejaksaan Patuhi Proses Hukum

Ahmad Arfah - detikNews
Selasa, 22 Des 2020 13:15 WIB
Massa DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur (Jaktim) melakukan longmarch dari Jalan Matraman Raya menuju Polres Jakarta Timur.
Ilustrasi PDIP (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Padang Lawas Utara -

PDIP Sumatera Utara (Sumut) meminta Ketua PDIP Padang Lawas Utara (Paluta), Syafaruddin Harahap, yang masuk daftar pencarian orang (DPO) Kejaksaan, mematuhi proses hukum. Syafaruddin kabur setelah divonis 2 tahun penjara.

"Kalau memang dia memiliki persoalan hukum sebagai warga yang baik tentunya harus mempertanggungjawabkan itu," kata Wakil Ketua DPD PDIP Sumut, Aswan Jaya, Selasa (22/12/2020).

Aswan mengatakan pihaknya belum mendengar soal status Syafaruddin sebagai buron Kejaksaan. Dia mengatakan PDIP Sumut akan memanggil Syafaruddin untuk dimintai klarifikasi.

"Kita mendengar dia sedang di proses hukum, tapi gimana hasilnya kita belum tahu. Iya tentu berita ini akan kami sampaikan ke yang bersangkutan untuk dimintai klarifikasi," ucapnya.

Sebelumnya, Syafruddin masuk ke dalam DPO Kejari Paluta. Syafruddin masuk DPO dalam kasus penggelapan.

"Iya (Ketua PDIP Paluta Syafaruddin Harahap, red), saat ini beliau sudah kita masukkan dalam daftar pencarian orang karena yang bersangkutan diduga tidak kooperatif untuk melaksanakan putusan tersebut," ucap Kepala Seksi Bidang Intelijen Kejari Paluta, Budi Darmawan, saat dimintai konfirmasi.

Putusan yang dimaksud Budi adalah putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor : 923 K/Pid/2019. Dalam putusan itu, Syafaruddin dinyatakan bersalah dalam kasus penggelapan.

"Yang menyatakan terdakwa Syafaruddin Harahap telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dan menjatuhkan pidana penjara selama 2 tahun terkait tindak pidana penggelapan," ucapnya.

(haf/haf)