Kemlu: Staf Kedubes yang Kunjungi FPI Diminta Klarifikasi ke Pemerintah Jerman

Tim detikcom - detikNews
Senin, 21 Des 2020 08:54 WIB
WNA yang diklaim dari Kedubes Jerman mendatangi markas FPI / Dok. Istimew/FPI
Staf diplomatik Kedubes Jerman mendatangi markas FPI. (Dok. Istimewa/FPI)
Jakarta -

Kedubes Jerman di Indonesia tengah menjadi sorotan publik setelah salah satu staf diplomatik mereka mengunjungi markas FPI. Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu RI) menyebut staf diplomatik Kedubes Jerman itu diminta pulang untuk memberi klarifikasi ke pemerintahan negaranya.

"Kedubes Jerman menyampaikan bahwa staf diplomatik tersebut telah diminta kembali segera untuk mempertanggungjawabkan tindakannya dan memberikan klarifikasi kepada pemerintahnya," tulis Kemlu dalam laman resmi mereka, Senin (21/12/2020).

Kemlu telah memanggil Kepala Perwakilan Kedutaan Jerman di Jakarta untuk meminta klarifikasi dan menyampaikan protes atas kegiatan Staf Kedutaan Jerman di Jakarta yang mendatangi markas FPI di Petamburan. Dalam pertemuan tersebut, Kepala Perwakilan Kedutaan Besar Jerman membenarkan keberadaan staf mereka di sekretariat organisasi tersebut.

"Kepala Perwakilan Kedubes Jerman menyampaikan bahwa keberadaan staf Kedubes Jerman di tempat tersebut dan pertemuan yang dilakukan adalah atas inisiatif pribadi tanpa mendapatkan perintah atau sepengetahuan pimpinan Kedutaan Besar Jerman," ucap Kemlu.


Atas kejadian ini, Kemlu menyatakan Kepala Perwakilan Kedubes Jerman menyampaikan permintaan maaf dan penyesalannya. Kemlu menyebut Kepala Perwakilan Kedubes Jerman juga menyangkal isi berbagai pernyataan yang disampaikan salah satu pimpinan FPI.

"Kepala Perwakilan Kedubes Jerman memastikan bahwa insiden tersebut tidak mencerminkan kebijakan pemerintah dan Kedutaan Besar Jerman serta menolak tegas kesan bahwa kedatangan staf kedutaan tersebut sebagai bentuk dukungan Jerman kepada organisasi tersebut," kata Kemlu.

"Kedutaan Jerman juga secara tegas menyampaikan dukungan dan komitmen pemerintah Jerman untuk melanjutkan kerja sama bilateral dengan Indonesia untuk melawan intoleransi, radikalisme, dan ujaran kebencian," jelas Kemlu.

Selanjutnya Kemlu menuntut Kedutaan Besar Jerman menjelaskan polemik staf mereka menyambangi markas FPI kepada publik Indonesia.

"Kementerian Luar Negeri menuntut agar Kedutaan Besar Jerman memberikan pernyataan resmi kepada publik sebagaimana yang dijelaskan kepada Kementerian Luar Negeri," sebut Kemlu.

Lihat juga video 'Sederet Nyinyiran Kontroversial Nikita Mirzani untuk FPI':

[Gambas:Video 20detik]



Baca klaim FPI soal Kedubes Jerman di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2