Sempat Tertunda, KPU Tetapkan Pilkada Boven Digoel Digelar 28 Desember

Yulida Medistiara - detikNews
Kamis, 17 Des 2020 19:03 WIB
Jari tinta coblos. Ari Saputra/Ilustrasi/detikcom
Ilustrasi Pilkada (Ari Saputra/detikcom)

Sebelumnya diberitakan, Bawaslu Kabupaten Boven Digoel, Papua, mengabulkan permohonan sengketa yang diajukan pasangan calon Yusak Yaluwo-Yakob Weremba. Bawaslu memerintahkan KPUD Kabupaten Boven Digoel membatalkan keputusan yang mendiskualifikasi pasangan Yusak-Yakob di Pilkada Boven Digoel 2020.

"Jadi sebagaimana tadi pagi terkait dengan sidang sengketa di Boven Digoel, majelis sengketa yang terdiri dari Bawaslu Kabupaten Boven Digoel telah mengabulkan permohonan Pemohon untuk seluruhnya. Jadi putusan sengketa mengatakan, membatalkan keputusan KPU yang membatalkan Pemohon," kata anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar dalam konferensi pers virtual yang disiarkan di YouTube Bawaslu RI, Rabu (9/12/2020).

Dalam amar putusannya, Bawaslu juga memerintahkan KPU Boven Digoel menerbitkan keputusan atau berita cara tentang penetapan Pemohon sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Boven Digoel. Selain itu, KPU Boven Digoel diperintahkan menindaklanjuti putusan tersebut paling lama tiga hari kerja terhitung sejak putusan tersebut dibacakan.

Diketahui, Pilkada di Boven Digoel, Provinsi Papua, sedianya digelar pada 9 Desember bersama 269 daerah lainnya. Tetapi karena ada kerusuhan dan menunggu gugatan sengketa, Pilkada Boven Digoel harus ditunda.

Hal ini ditegaskan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam rapat persiapan Pilkada 2020 di gedung Kemendagri, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (8/12/2020). Tito mengatakan, gugatan sengketa Pilkada di Boven Digoel masih belum selesai.

"Untuk Boven Digoel, Pilkada ditunda setelah nanti putusan putusan gugatan yang sedang berproses, ada gugatan yang belum selesai," ujar Tito.


(yld/dnu)