Sempat Tertunda, KPU Tetapkan Pilkada Boven Digoel Digelar 28 Desember

Yulida Medistiara - detikNews
Kamis, 17 Des 2020 19:03 WIB
Jari tinta coblos. Ari Saputra/Ilustrasi/detikcom
Ilustrasi Pilkada (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

KPU menjalankan putusan Bawaslu Boven Digoel, Papua, yang memerintahkan agar Yusak Yaluwo-Yakob Weremba ditetapkan sebagai pasangan calon Pilkada 2020. KPU akan menggelar Pilkada di Boven Digoel pada 28 Desember mendatang.

"Sudah menerima (putusan Bawaslu), dan sudah melaksanakan," kata Komisioner KPU RI, Evi Novida, saat dihubungi, Kamis (17/12/2020).

Evi mengatakan saat ini KPU Boven Digoel sedang melakukan koordinasi dan persiapan terkait dengan tahapan pemungutan dan penghitungan suara. Sementara itu, KPU juga telah menetapkan hari pemungutan suara pada 28 Desember 2020.

"Sekarang ini KPU Papua selaku KPU Boven Digoel sedang melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan mempersiapkan tahapan jadwal pemungutan dan penghitungan suara Boven Digoel," kata Evi.

Sementara itu, Ketua KPU Papua Theo Kossay mengatakan pihaknya telah menjadwalkan Pilkada Boven Digoel digelar pada 28 Desember 2020. Hal itu agar ada waktu untuk mempersiapkan distribusi logistik dan pelatihan dan simulasi pemungutan dan penghitungan suara.

"Untuk yang di Boven Digoel dengan banyak pertimbangan kami sudah putuskan untuk tanggal 28 Desember. (Tanggal) 28 itu mempertimbangkan logistiknya yang belum rampung, logistiknya baru tiba hari ini di Boven. Perlu kita pelipatan, sortir, cabut satu per satu dari lembaran kemudian dimasukkan ke dalam kotak masing-masing TPS," kata Theo.

Setelah surat suara dilakukan pelipatan, barulah disalurkan ke kecamatan, desa-desa, dan ke TPS. Kemudian, hingga kini KPU baru akan melakukan bimtek dan simulasi kepada petugas KPPS, dari 20 kecamatan, baru 3 kecamatan yang sudah dilakukan bimtek dan simulasi, sisanya belum.

"Ini sedang direncanakan dalam waktu 1-2 hari ini ke depan kita lakukan itu," katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan dipilihnya tanggal 28 sekaligus menghargai perayaan Natal pada 24-26 Desember. Ia mengatakan tanggal 28 Desember merupakan hari pemungutan suara, sedangkan rekapitulasi di tingkat kabupaten batasnya 5 Januari.

Sementara itu, Theo juga menanggapi terkait dengan wacana pemberitaan yang menyebut Pilkada di Boven Digoel akan digelar pada 21 Desember. Menurutnya, hal itu sulit dilakukan karena persiapan distribusi logistik dan simulasi pemungutan suara masih bertahap hingga saat ini.

"Kami sendiri sampai hari ini belum dapat tanggapan gubernur. Kami sudah ajukan surat hari Selasa lalu, namun kami belum dapat tanggapan dari gubernur terkait dengan tanggal ini. Kalau bilang tanggal 21 ini semua belum disiapin gimana tinggal 3 hari," ujarnya.