Alasan Andi Irfan Mau Diajak Pinangki Temui Djoko Tjandra: Ke LN Tak Bayar

Zunita Putri - detikNews
Kamis, 17 Des 2020 16:54 WIB
Tersangka skandal suap Djoko Tjandra-Jaksa Pinangki Sirna Malasari, Andi Irfan Jaya (AIJ) selesai menjalani pemeriksaan di KPK. Andi Irfan bungkam.
Andi Irfan Jaya (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Andi Irfan Jaya menceritakan perkenalan dia dengan Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra di Kuala Lumpur, Malaysia. Andi mengaku dikenalkan Djoko Tjandra oleh Pinangki.

Andi Irfan mengaku awalnya tidak tahu bakal bertemu dengan Djoko Tjandra, yang merupakan buron dari kasus hak tagih (cessie) Bank Bali saat itu. Jaksa dalam sidang lantas menanyakan alasan Andi Irfan mau diajak Pinangki ke Kuala Lumpur.

"Dia bilang temani saya saja. Saya tidak detail bertanya," kata Andi Irfan saat bersaksi untuk Djoko Tjandra di PN Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (17/12/2020).

Jaksa pun kembali bertanya ke Andi Irfan terkait alasannya mau pergi ke Kuala Lumpur. Andi mengatakan dia mau karena senang pergi ke luar negeri gratis.

"Saya tidak terlalu jauh bertanya yang ada di hati saya, waktu itu mungkin kurang-lebih saya senang diajak jalan, tidak bayar lagi," sebut Andi Irfan.

Dalam sidang ini, Djoko Tjandra duduk sebagai terdakwa. Dia didakwa memberikan suap senilai USD 500 ribu kepada Pinangki Sirna Malasari. Uang itu diberikan dengan maksud agar Pinangki sebagai jaksa di Kejaksaan Agung (Kejagung) mengupayakan Djoko Tjandra yang saat itu menjadi buronan perkara pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali untuk tidak dieksekusi ketika pulang ke Indonesia dengan fatwa dari Mahkamah Agung (MA).

Andi Irfan juga merupakan terdakwa dalam kasus yang sama terkait fatwa MA ini. Andi Irfan didakwa menyerahkan uang USD 500 ribu dari Djoko Tjandra ke Pinangki. Selain itu, jaksa mendakwa Andi Irfan melakukan pemufakatan jahat. Pemufakatan jahat itu dilakukan bersama Pinangki dan Djoko Tjandra. (zap/isa)